Ondoafi Siday Menggugat Kelapa Sawit Milik PT Sinar Mas

Jayapura-PT Sinar Mas Group yang memiliki lahan sawit ribuan hektar di distrik Yapsi Kabupaten Jayapura digugat secara Perdata oleh Ondoafi Kampung Tabean Distrik Yapsi Kabupaten Jayapura,Yohanis Siday.
“Proses pelepasan tanah adat di tahun 1996, tanpa adanya sosialisasi atau komunikasi yang cukup dengan kami, kami dipaksa dan tidak tahu bagaimana, bagaimana. jaman itu camat dan aparat masih sangat berkuasa,” Ujar Yohanis Siday di kantor AlDP Padang Bulan.(14/01/2015).

“Kami dipaksa untuk menandatangani surat pelepasan Hak Atas Tanah yang sudah disiapkan perusahaan”
Menurutnya, saat itu mereka diberikan uang sebesar Rp.44.000.000,-(empat puluh empat juta rupiah) untuk melepaskan tanah seluas 7.500 ha (Tujuh ribu lima ratus hektar). Artinya tanah miliknya dihargakan sekitar Rp.5.000/hektar.
“Kewajiban lainnya, perusahaan juga tidak lakukan seperti soal AMDAL, peraturan Gubernur juga dana kemitraan untuk membangun kebun plasma 20% dari luas seluruhnya, ini baru tanah ulayat saya, belum kewajiban buat ondoafi yang lain,”tegasnya.

Siday mengatakan dirinya merasa lelah karena sudah berulang kali menyampaikan tuntutannya namun tidak diperhatikan secara benar. Diakui bahwa beberapa mereka lakukan pemalangan.
Lanjutnya,“Ini karena kami minta hak kami yang wajar, tetapi perusahaan ingkar janji, mereka membujuk kami dengan hal yang kecil-kecil, mereka memanfaatkan ketidaktahuan kami”.

PT Sinar Mas Group diperkirakan setidaknya memiliki lahan kelapa sawit seluas 52 ribu hektar di distrik Yapsi kabupaten Jayapura sejak tahun 1994. Siday menggugat tanah miliknya dan memberikan kuasa kepada LBH Papua dan AlDP(Tim/AlDP).