Berita

Nelayan Nubuai : Kami Sudah Sejahtera

Waropen – Uria Faisei (Urfas) adalah salah satu kampung yang ada di distrik Urfas kabupaten Waropen. Penduduk di wilayah ini terdiri dari beragam suku baik dari Papua maupun luar Papua.

Urfas merupakan pusat perekonomian karena sudah berdiri berbagai fasilitas penunjang mulai dari pasar, sarana pendidikan, tempat ibadah, hotel dan penginapan termasuk menjadi tempat pelabuhan bagi motor speed (Sanggei). Salah satu wilayahnya bernama Nubuai, letaknya langsung di bibir pantai ,aktifitas masyarakat sebagian besar adalah sebagai nelayan.

Nubuai sangat kaya dengan hasil laut apalagi dipenuhi dengan tumbuhan mangrove tempat bersemayamnya ikan dan udang. Warga mencari  ikan, udang dan kepiting ke arah timur, 10 kilometer dari bibir pantai. “Disitulah warga Nubuai mempunyai lokasi mencari hasil laut, “ ujar M.Pandori salah satu warga Nubuai.

Setiap nelayan sangat percaya serta patuh pada wilayah masing-masing yang telah diberikan oleh ‘adat dan alam’.

Mereka mempunyai masalah dengan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari oleh karena itu setiap keluarga sudah mempunyai mesin dub (mesin sedot air di sumur-red).

Profesi sebagai nelayan membuat warga setempat terbilang makmur, sebagian besar rumah mereka  permanen dengan semen dan tembok. Bahkan rata-rata tiap rumah sudah memiliki  perahu dan 1 buah motor laut ,ada yang juga memiliki hingga 2-3 motor laut.

Para nelayan mencari hasil laut hingga ke Biak. Selain dijual ke pasar mereka melayani pesanan para pejabat di kabupaten maupun dari Yapen serta dari Biak. Sebagian keuntungannya mereka tabung, hingga kini hampir setiap nelayan memiliki tabungan. Setiap orang bisa mendapatkan hasil bersih 10-20 juta rupiah.

Jika musim ikan lagi ramai, maka pendapatan warga bisa lebih meningkat. Mereka juga sudah memperluas komunikasi kepada warga di sekitar Yapen untuk mulai membuka jaringan pemasaran hasil  laut  di Serui. Masyarakat sangat optimis rencana yang dilakukan akan berjalan baik dengan bekerja sungguh-sungguh, keuntungan menjual hasil laut ini amat menjanjikan

Pandori berkata dengan penuh semangat,  “dari hasil menjual ikan, udang dan kepiting inilah kami bisa menyekolahkan anak-anak kami hingga ke Perguruan Tinggi”.

Menurutnya dari semua wilayah di Kabupaten Waropen, anak-anak dari Nubuai yang lebih sukses, banyak yang sudah menjadi sarjana. Semua dikarenakan jualan hasil laut yang telah diberikan Tuhan buat warga Nubuai. “ Kalau boleh jujur kami sudah sejahtera karena semua kebutuhan kami bisa terpenuhi karena jualan hasil laut yang kami punya, “ tambahnya dengan optimis. (AST/Waropen)