Napol Meki Elosak dan Wiki Meage Dapat Pembebasan Bersyarat

asfasfasWamena – Setelah narapidana Politik Yusanur Wenda narapidana maker tahun 2005, mendapatkan Pembebasan Bersyarat(PB) padatanggal 20 Januari 2016 di Lapas Wamena, kini giliran narapidana Politik atas nama Meki Elosak dan Wiki Meage.

Meki Elosak dan Wiki Meage mendapatkan Pembebasan Bersyarat berdasarkan Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor.PAS-225.PK.01.05.06 tahun 2016 tertanggal 14 Juni 2016.

Pihak Lapas menyatakan baru menerima pemberitahuan tersebut pada minggu ketiga Juli 2016, dikarenakan melalui proses registrasi di Kanwil Hukum dan HAM Provinsi Papua.

Penasehat Hukum Meki Elosak, Anum Sregar, SH,MH dan timnya sempat pula berkali-kali mengecek proses tersebut dan baru mendapatkan salinannya tiga hari sebelum Meki Elosak dikeluarkan dari Lapas Wamena.

“Meski Keputusan sudah ada tapi kalau kita tidak mengecek, prosesnya bisa terabaikan dengan berbagai alas an admisnistrasi,” Ujar Anum Siregar,SH.MH.

Anum mengatakan, dirinya yang kemudian berkomunikasi dengan Meki Elosak dan menyatakan sudah mendapatkan surat Keputusan tersebut, baru kemudian proses Pembebasan Meki Elosak dilakukan.

Menurut Anum Siregar, sistem yang dibuat oleh Kementrian Hukum dan HAM tidak sertamerta dapat diketahui dan diikuti oleh pencari keadilan, khususnya yang berada di daerah terpencil.

“Biarpun menurut info semuanya dapat dicek secara otomatis di website kementrianhukum dan HAM tapi faktanya tidak ada dan kita harus rajin mengecek kepentingan hokum klien, tidak secara otomatis keluar keputusan dan langsung dieksekusi,” tegasnya pecan lalu.

Meki Elosak dan Wiki Meage adalah napol kasus Bolak metahun 2010, mereka dipidana 8 tahun penjara. Mereka berdua Napol terakhir yang ada di Lapas Wamena,untuk saat ini.(AlDP/Tim).