Napi Sakit, LP Timika Tak Punya Ambulance

Napi Sakit, LP Timika Tak Punya Ambulance

Timika – Pengobatan terhadap orang sakit ternyata berbeda dengan mereka yang menjalani hukuman di penjara. Di LP Klas II B Timika, napi sakit dibawa ke puskemas menggunakan mobil tangki air.

“Begitulah kondisinya, kita tidak bisa paksa, tidak bisa dengan motor, ya harus dengan mobil, kita punya satu tangki, itu yang dipakai,” kata Martinus Nuboba, Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Lapas Klas II B Timika, kemarin.

Ia mengatakan, LP Timika butuh sebuah ambulance. “Kita juga tidak ada dokter, kalau ada yang sakit, kita bawa ke puskesmas di SP dua yang jaraknya lumayan jauh,” ujarnya.

Menurut dia, sarana kesehatan seperti mobil ambulance, penting untuk mendukung kelancaran pengobatan. “Kita disini, jauh dari kota. Itulah mengapa perlu mobil. Kalau angkut napi pakai motor, bisa jadi mereka tambah sakit.”

Dalam sebulan, lebih dari dua narapidana atau tahanan dibawa ke puskesmas. Sakit napi beragam, dari Malaria hingga sakit dalam. “Mereka kan tidur begitu saja, ada juga yang dilantai, kita tidak tahu bisa saja sakit dalam. Tapi untuk perawatan, LP tetap professional,” katanya lagi.

Ia berharap, departemen terkait memberi perhatian kepada LP Timika, terutama untuk pengadaan ambulance. “Mudah mudahan ini serius, supaya napi juga terbantu,” ucapnya. (JO/Jayapura)