Menyikapi Aksi Penyerangan Yang terjadi Di Nafri Tanggal 01 Agustus 2011
Enos Lokobal,Numbungga Telenggen & Jafrai Murib

Menyikapi Aksi Penyerangan Yang terjadi Di Nafri Tanggal 01 Agustus 2011

Peta Wilayah Nafri Papua

Untuk kedua kalinya peristiwa penembakan  terjadi di Nafri, sebelumnya pernah terjadi pada tanggal 29 November 2010  yang menewaskan  1 orang dan 3 orang lainnya mengalami luka luka yang cukup serius. Peristiwa penembakan itu kembali terjadi dengan menewaskan 4 orang dan 5 orang lainya  mengalami luka yang cukup serius.  Kejadian itu tepat di tanjakan jalan Nafri sekitar pukul  03.00 dini hari tanggal 1 Agustus 2011. Di duga pelakunya berjumlah sekitar belasan orang dengan menggunakan senjata laras panjang dan senjata tajam.  Para korban menggunakan mobil dan motor secara beriringan dari arah Arso dan Koya menuju arah Jayapura. Untuk sementara kenderaan tersebut telah ada di pihak Kepolisian untuk di jadikan barang bukti.

Berdasarkan kejadian tersebut kami menyampaikan pokok-pokok keprihatinan  sebagai berikut:

 1. Kami Aliansi Demokrasi Untuk Papua (AlDP) sangat menyesalkan peristiwa yang sangat tidak berperikemanusiaan tersebut karena telah mengorbankan jiwa manusia dan menebarkan teror terhadap setiap warga masyarakat yang berhak atas kehidupan yang aman tanpa rasa takut.

2.   Kami berharap bahwa pihak yang berwenang dengan segera dapat mengungkapkan fakta peristiwa dan menangkap pelaku dari peristiwa tersebut. Hal ini untuk membuktikan bahwa negara masih dibangun dalam supremasi hukum yang maksimal, memberikan rasa aman bagi setiap warga masyarakat dan yang terpenting adalah bertanggungjawab untuk memenuhi rasa keadilan bagi korban.

 3. Bahwa segala upaya untuk mengungkapkan fakta peristiwa dan menangkap pelaku agar dilakukan secara profesional dan tetap memberikan jaminan keamanan bagi warga masyarakat.

4.      Bahwa dalam menyampaikan pandangan, gagasan dan solusinya, diharapkan semua pihak  mengerahkan segala upaya, perkataan dan perilaku yang bertujuan untuk memutuskan dan mengakhiri mata rantai kekerasan serta mengambil inisiatif – inisiatif tanpa kekerasan.

5.     Bahwa pemerintah dan semua pihak segera mengambil langkah – langkah pencegahan atas kemungkinan munculnya aksi-aksi kekerasan yang bakal berulang baik yang berdiri sendiri ataupun sebagai reaksi atas peristiwa – peristiwa tertentu sebelumnya.

Demikan siaran pers dari kami atas perhatiannya di ucapkan terima kasih

Jayapura, 01 Agustus 2011

Salam Damai,

Aliansi Demokrasi Untuk  Papua (AlDP)