Memilih Menggunakan Hak Orang Lain

Memilih Menggunakan Hak Orang Lain

Wamena – Memilih dengan menggunakan hak suara orang lain, terjadi juga di beberapa tempat di Wamena, Kabupaten Jayawijaya.

Sepeti terlihat di TPS Kampung Hepuba atau di TPS Kampung Wianma Hetikelek, Distrik Asolokonal.  Pemilih membawa lebih dari satu surat suara saat masuk ke bilik TPS.

“Saya ambil empat kertas suara karena untuk istri saya dan dua anak saya,” demikian pengakuan Jhon Asso, pensiunan TNI saat ditanya oleh tim Aliansi Demokrasi untuk Papua, Selasa (29/01/2013).

Jhon mengambil 4 suara karena istri dan 2 anaknya yang duduk di SMA sedang berada di kota Wamena. Jhon juga tidak tahu apakah di Wamena istri dan anaknya ikut memilih atau tidak.

“Itu hak saya, harus kasih saya,” kata Jhon sambil tertawa, saat dijelaskan oleh seorang pemantau bahwa hal tersebut tidak dapat dibenarkan dalam aturan.

Sepertinya petugas KPPS tidak keberatan saat seseorang meminta lebih surat suara dengan alasan keluarganya sakit atau sedang tidak berada di Wamena.

Bahkan di Kampung Walesi masih di Distrik Asolokobal, kepala Kampung Walesi Ruben Yelipele mengatakan bahwa sebelumnya mereka sudah tanya ke para pemilih yang kemungkinan tidak hadir di TPS.

“Jadi kami sudah bicara dan ada perwakilan, itu kebijakan kami. Sehingga nanti suara yang sisa akan kami wakilkan,” katanya dengan semangat.

Akibatnya meskipun ada penghitungan diakhir pemilihan pada satu TPS  dan disaksikan oleh petugas kepolisian, bahkan turut menandatangi berita acara namun jumlah tersebut belum merupakan jumlah final yang didapat dari TPS tersebut. (Tim/AlDP)