Mathan Kembali Jalani Pemeriksaan Tambahan

Mathan Kembali Jalani Pemeriksaan Tambahan

Jayapura – Mathan Klembiab, tersangka kasus kepemilikan senjata tajam, kembali diperiksa di Polres Jayapura, Doyo Baru, Senin (25/02/2013).

Pemeriksaan tersebut guna kepentingan kelengkapan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang dilakukan sebelumnya pada tanggal 15 Februari 2013.

Matan didampingi oleh penasehat hukumnya Anum Siregar SH dan Cory Silpa SH dari Aliansi Demokrasi untuk Papua. Pemeriksaan dimulai pada pukul 12.25 wit dan berakhir 14.30 wit.

Pada pemeriksaan tambahan ini, tersangka ditanyai 25 pertanyaan oleh Brigpol Wilson Muslim selaku Penyidik Pembantu. Sebagian besar pertanyaan mengarah pada Barang Bukti kampak yang dibawa ketika Mathan digeledah kepolisian.

Mathan ditanya apakah mengetahui siapa pemilik kampak. “Kemungkinan orang Yepase sebab saya temui di sekitar Yepase saat dari Dormena untuk mencari penumpang ojek,” katanya.

“Rencana kalau ketemu orang di jalan, akan saya tanya tapi saya tidak ketemu, jadi saya mau simpan di rumah dulu,” lanjutnya.

Mathan melanjutkan, sesampainya ia dirumah, ia melihat mobil Yosafat. “Mereka panggil, jadi saya ikut.” Matan juga menegaskan bahwa ia mengenal Yosafat dan dua orang lainnya. ”Karena sama-sama tinggal di Maribu, sedangkan Daniel Gobay dimobil yang lain dan saya baru bertemu dengan dia waktu di Polres,” ucapnya.

Sebelum menandatangani BAP, penyidik meminta Matan membaca terlebih dahulu dan mengoreksi isi BAP. Mathan pun melakukannya dengan teliti.

Terkait permohonan Penangguhan Penahanan yang sudah diajukan Penasehat Hukum sebelumnya, hingga saat ini belum dikabulkan oleh Kapolres Jayapura.

Mathan Klembiab ditangkap di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura pada 15 Februari 2013. Ia dikenakan tindak pidana melanggar pasal 2 ayat (1) UU Darurat RI No 12 tahun 1951. Kini Mathan masih ditahan di Polres Jayapura. (Tim/AlDP)