Matam Divonis 6 Bulan 10 Hari

Matam Divonis 6 Bulan 10 Hari

Jayapura-Hari ini Matam Kleimbiap mendengar vonis dari Majelis Hakim. Matam divonis 6 bulan 10 hari. Sebelumnya Jaksa Penuntun Umum(JPU) menuntut Matam selama 7 bulan penjara.(20/08/2013).

Matam yang didampingi Kuasa Hukumnya Anum Siregar SH dari Aliansi Demokrasi Untuk Papua(AlDP) terlihat lega, pasalnya dia telah mendekam di tahanan sejak tanggal 16 Pebruari 2013.  Maka dengan vonis tersebut, Matam tinggal menjalani masa pemidanaan sekitar 5 hari lagi.

“Saya terima,” begitu jawab Matam ketika Hakim George Mambrasar SH.MH menanyakan tanggapannya atas putusan tersebut. Saat itu George Mambrasar SH MH didampingi hakim anggota Majelis Hakim  Marko Erari SH.

Matam terbukti bersalah membawa senjata tajam secara melawan hukum namun hal yang meringankan karena ia mengakui kesalahannya. Selain itu Matam  yang bekerja sebagai cleaning service memiliki anak-anak yang masih kecil dan mereka putus sekolah sejak Matam ditahanan.

Matam kemudian melangkah pasti meninggalkan ruang sidang, dia masih akan menjalan hari-hari terakhirnya di LP Abepura.

“Saya akan menyiapkan semua berkas untuk pembebasan Matam beberapa hari lagi,”Ujar JPU Rina SH kepada Anum Siregar SH.

Selain Matam, Daniel Gobay alias Dago juga menerima vonis. Dago ditangkap bersama Matam pada hari jumat tanggal 15 Februari 2013 di Distrik Depapre kabupaten Jayapura, mereka dikenakan pasal 2 ayat(1) UU Darurat No.12 Tahun 1951. Dago dituntut 8 bulan penjara dan oleh majelis hakim,  dia diputus 6 bulan 15 hari. (Tim/AlDP)