Berita

Masyarakat Web Membahas Dialog Jakarta Papua

Yuruf – Masyarakat Web berkesemmpatan berdiskusi mengenai Dialog Jakarta Papua bersama Anum Siregar dan Pastor Jhon Jonga,Pr pada pertemuan dengan masyarakat 4 kampung di Yuruf distrik Web Kab Keerom(06/04/2012).

Anum menjelaskan 4 (empat) pokok permasalahan Papua yang ditulis dalam buku LIPI :Papua Road Map hingga lahirnya tawaran dialog Jakarta Papua yang disampaikan oleh Jaringan Damai Papua(JDP).“Banyak jalan yang sudah dicoba untuk menyelesaikan konflik di Papua, jalan militer tidak menghasilkan apa-apa malah kekerasan semakin meningkat. Pendekatan hukum juga tidak membuat kondisi lebih baik. Kekerasan masih terus terjadi. Kita harus mencari jalan untuk menyelesaikan masalah Papua tanpa kekerasan,”Ujar Anum sambil membagi buku Tawaran Konsep Dialog Jakarta Papua yang diterbitkan oleh JDP.
Kesempatan tersebut digunakan oleh masyarakat untuk menyampaikan keluhan mereka mulai dari situasi keamanan yang membuat mereka takut hingga ketidakadilan ekonomi yang mereka rasakan. Distrik Web dianggap sebagai salah satu daerah rawan keamanan dan sudah cukup lama pos TNI ada di sana.Masyarakat selalu dicurigai sebagai salah bagian dari TPN-OPM atau ada hubungannya dengan TPN-OPM.
“Baru-baru ini ada kejadian mobil terbalik di dekat pos TNI dan kemudian masyarakat yang ikut mobil dibilang bawa dokumen OPM sehingga mau diperiksa dan nama-nama kami diikutsertakan,”Ujar seorang warga.”kami tidak tahu apa-apa tapi nama kami dibawa-bawa, kami juga tidak tahu itu dokumen apa”lanjutnya.
Pastor Jhon Jonga, Pr mengatakan, masyarakat tidak boleh dituduh sembarangan, dokumen-dokumen yang berkaitan dengan gerakan Papua Merdeka ada dimana-mana,” Tinggal klik di internet, sehingga masyarakat tidak boleh ditakuti-takuti”,  katanya.
Selain itu pastor juga mengatakan bahwa dengan berbagai kebijakan yang ada Papua seperti Otsus maupun dengan unit yang baru yakni UP4B maka pemerintah harus juga menunjukkan kesungguhan hatinya untuk membangun Papua. Menurutnya sudah waktunya pemerintah mengajak rakyat Papua untuk duduk sejajar dan membahas berbagai permasalahan yang ada di Papua.
Masyarakat  Web ingin diperlakukan dengan adil dan eksistensi mereka diakui. Mereka ingin kebun coklat mereka disemai dengan kualitas coklat terbaik, hasil kebun mereka dibeli dengan harga yang pantas, air kali yang deras bersenandung pada pipa-pipa disamping rumah mereka, mereka dapat tidur nyenyak dibawah atap rumah yang nyaman, makan kenyang dari kekayaan yang mereka miliki serta memiliki hak untuk hidup di negerinya tanpa rasa takut.(Tim/AlDP).