Masyarakat Minta Penjelasan Tentang Pelebaran Jalan

Sentani-Proyek pelebaran jalan raya guna menghubungkan kabupaten Jayapura dan kota Jayapura yang bertujuan untuk kenyaman penguna jalan sedang dilakukan oleh Pemda.kabupaten Jayapura. Selama 3 bulan belakangan ini, tampak sebagian sudah rampung dan sebagian yang lain masih dalam tahap pengusuran.

“Beberapa warga yang rumahnya terkena proyek tidak mau digusur sebelum ada pembicaraan yang baik dengan kami, ” Ucap Amir Karoba (14/08/2012) di Kampung Asei Kecil.

Katanya untuk pelebaran jalan masyarakat tidak melarang, namun mereka meminta penjelasan dari pemda mengenai pembangunan jalan selanjutnya. Selama ini masyarakat belum bertemu dengan pihak pemda .

“Kami hanya melihat alat-alat berat yang sudah beroperasi yang tidak jauh dari rumah kami, tidak ada pemerintah sehingga kami lansung bertanya ke pihak perusahan yang dipercayakan untuk membangun jalan, ” Ujarnya.

Menurutnya, perusahan menjelaskan bahwa mereka yang dipercayakan untuk proyek pelebaran jalan raya, sedangkan terkait dengan tanaman-tanaman dan perumahan masyarakaat untuk ganti rugi sebaiknya ditanyakan langsung ke pemda.kab.Jayapura.

Lanjutnya, ” Kami sudah berusaha untuk bertemu dengan Pemda.Kab.Jayapura namun sia-sia dengan alasan-alasan yang tidak jelas, sehingga kami memilih berdiam diri dan tetap bertahan di tempat kami.  Kami juga bertanya-tanya mengapa pembangunan jalan raya tidak dibuat teratur”.

Dirinya melihat beberapa areal pelebaran jalan dibuat tanpa memperhatikan luas kiri kanan jalan sehingga kesannya tidak direncanakan dengan baik dan akan menyulitkan pengguna jalan.

Amir Karoba dan beberapa warg lainnya tetap akan bertahan di rumah mereka sebelum ada penjelasan mengenai ganti rugi tanaman mereka.

“Pelebaran Jalan raya Sentani boleh berjalan, namun tolong perhatikan orang yang tinggal di areal pelebaran jalan. Kami meminta ke Pemda.Kab. Jayapura untuk menyiapkan tempat tinggal kami yang baru, sebelum mengusur rumah kami,” tegasnya.(RM/Jayapura)