Masyarakat Diminta Pahami Kondisi LP

Masyarakat Diminta Pahami Kondisi LP

Jayapura – Pembesuk atau pengunjung di Lembaga Pemasyarakatan Abepura di Jayapura, pada hari libur biasanya sangat ramai sampai-sampai petugas di piket depan harus dibagi dalam beberapa shift.

“Biasanya hanya ada dua atau tiga petugas di pintu depan yang melayani pengunjung, antriannya sangat panjang dan kadang petugas harus membaginya, tidak bisa sekaligus masuk semua,” ujar  Sinur Mantong, petugas LP Abepura.  “Tempat di dalam juga terbatas, kalau semuanya masuk akan sulit untuk mengaturnya,” tambahnya.

Akibatnya kadang jam efektif pengunjung tidak cukup banyak. Bahkan di siang hari saat sudah akan dilakukan penguncian masih ada pengunjung yang belum dapat giliran masuk.

Di hari libur, di saat sebagian besar instansi pemerintah libur, LP justru ramai dikunjungi dan petugaspun tak bisa libur. “Fungsi kami harus melayani,jadi harus ada terus,” jelasnya lagi.

Ia meminta agar semua pihak memahami situasi LP karena permasalahan di LP sangat kompleks. “Kadang petugas agak tensi (gampang emosi) karena sejak pagi menangani pengunjung, mereka sibuk terus di piket depan,” ujarnya.

Menurutnya, sebagai petugas, mereka menerima tahanan dan narapidana dari mana saja. Meskipun kadang disadari bahwa ada yang tidak pantas menjalani hukuman karena bukan pelaku ataupun hak-hak sebagai tahanan serta narapidana tidak terpenuhi dengan baik.

“Kita di sini tidak dapat berbuat banyak, kondisi seperti ini biasanya dialami oleh orang tidak memiliki Pengacara atau orang yang tidak mengerti hukum, mereka terima saja, sidang tertunda, mereka terima saja.”

“Penegakan hukum bagian yang tidak terpisahkan sehingga harus ada kesamaan persepsi dan cara menangani satu kasus agar tidak ada pihak yang dirugikan, kami minta bantuan semua pihak,” katanya bijak. (Tim/AlDP)