Berita

Masyarakat Aimbe Butuh Pelayanan Kesehatan

Kemtuk-Sejak tahun 2007  petugas yang dipercayakan untuk melayani kesehatan masyarakat kampung Aimbe Distrik Kemtuk Kab Jayapura tidak mejalani tugas dan tanggungjawabnya dengan baik.”Petugas yang ditempatkan dikampung datang kasih tunjuk muka saja, bersih-bersihkan Poskeskam(Pos Kesehatan Kampung) tinggal satu dua hari pergi tidak pernah tinggal disini,”Ujar aparat kampung Aimbe Dominggus Wainyambe(06/05/2012).

Menurutnya,  pertugas kesehatan berpesan kalau ada masyarakat yang sakit, silahkan beritahu ke distrik supaya ada petugas kesehatan distrik yang datang sebab tidak dapat menetap di Aimbe karena kondisi jalan yang rusak apalagi jika hujan kendaraan tidak mampu melewati jalan tersebut.”Masyarakat di sini kan butuh pertolongan sehingga kalau ada sarana jalan yang rusak harus diperbaiki agar tidak menggangu pelayanan kesehatan dan pelayanan lainnya,”Ujarnya lagi.

Lebih jauh Dominggu mensinyalir buruknya pelayanan kesehatan  dikampung Aimbe karena ada indikasi masalah keuangan yang tidak terbuka antara petugas medis dan dokter setempat. Dominggu menyebut angka 80 juta yang dianggarkan oleh pemerintah untuk setiap Pustu, namun yang sampai dipetugas Pustu hanya 12 juta. Katanya kondisi ini menyebabkan  petugas pustu tidak mau bekerja dengan alasan tidak betah dan biaya hidup yang tinggi. Petugas medis membeli semua kebutuhan mereka karena merasa malu jika terus menerus kebutuhan sayuran diberikan oleh masyarakat.

Akibat tidak ada tenaga medis, maka” Ketika masyarakaat ada yang sakit keras dirumah terpaksa masyarakaat harus ke distrik yang jaraknya sekitar 20 kilo lebih untuk panggil suster atau mantri  atau masyarakat langsung antar  pasien ke Sabron dengan mengunakan motor ojek dengan biaya  50 ribu jadi  pulang pergi 100 ribu,”Ujarnya lagi

Harapannya pemerintah khususnya dinas kesehatan harus menyediakan waktunya untuk turun lapangan dan melakukan monitoring terhadap kinerja petugas-petugas Pustu yang tidak menjalankan tugas  dengan baik.”Jangan hanya mendapat gaji tanpa melakukan sesuatu yang menjadi kewajiban,”ungkapnya. (03/AlDP)