Masih Banyak PNS Mangkir Dari Jam Kerja

Ilustrasi PNS malas

Jayapura – Pegawai Negeri Sipil tidak selamanya berbakti pada negara. Buktinya, masih banyak yang mangkir di saat jam kerja. “Itu namanya bikin habis uang rakyat, mereka digaji oleh rakyat, jadi seharusnya bekerja demi rakyat,” kata Rafael Kapura, kandidat doctor Universitas Indonesia, kemarin.

Menurut dia, tugas PNS adalah bekerja sesuai aturan. Jika bolos pada jam kerja, atau hanya bersenda gurau ketika jam kerja, itu sama dengan menciptakan PNS malas. “Kita tidak usah memungkiri. Silahkan lihat sendiri berapa banyak PNS yang tiap hari hanya bikin habis waktu dengan main game, tapi kalau ada jadwal keluar daerah, semua mau ikut, karena disana ada uang,” ujarnya

Meski demikian, lanjutnya, ada pula PNS yang berprestasi. Mereka bekerja jujur, tanpa korupsi, disiplin, berwibawa, professional, bertanggung jawab dan memiliki integritas pribadi yang kokoh. “Jumlahnya sedikit. Sayang, kadang mereka terlupakan. Di Papua, jumlah PNS rajin dapat dihitung dengan jari,” ucapnya.

Dengan adanya reformasi birokrasi, kata dia, PNS hendaknya lebih taat. Disiplin dan kinerja perlu pula ditingkatkan agar meredam penilaian bahwa PNS tidak punya kualitas. “Ini peringatan, jangan menjadikan rakyat menilai bahwa PNS tidak mampu. PNS harus menjadi pelopor dan memberi citra birokrasi yang baik,” paparnya.

Aturan tentang disiplin PNS telah diatur dalam PP 53 Tahun 2010. PP ini memuat salah satunya tentang absensi pegawai. Di mana sanksi terberat adalah pemecatan bila PNS absen selama 50 hari tanpa alasan. “Jangan datang paling lambat dan pulang paling cepat. Jangan habis bulan baru full di kantor, sementara hari-hari biasa kantor kosong,” katanya.

Di bulan puasa, tambahnya, PNS setidaknya memiliki waktu menguatkan iman serta memberi teladan. “Di pedalaman Papua, PNS mendapat kesempatan tidak mau bekerja karena alasan puasa. Bagi saya, sebaliknya, ini kesempatan untuk membuktikan diri kalau PNS Papua lebih baik.

Dari pantauan ALDP, PNS bolos masih banyak dijumpai di Jayapura. Di Kantor Gubernur Papua, beberapa PNS lebih asyik bermain game atau Facebook sambil menunggu waktu pulang kantor. “Saya bekerja, kerjaan sudah habis, jadi bikin status baru dulu,” kata MM, seorang PNS sambil bermain Facebook. (02/ALDP)