Lukas Enembe : Orang Pegunungan Terlalu Lama Ditinggalkan

Lukas Enembe : Orang Pegunungan Terlalu Lama Ditinggalkan

Wamena-“Orang pegunungan ditinggalkan terlalu lama, 50 tahun, ini yang menyebabkan jadi pemberontak,” Ujar Lukas Enembe SIP.MH, Gubernur Propinsi Papua saat memberikan kata sambutan di peringatan Hari HAM sedunia yang dilaksanakan di Wamena.(18/12/2013).

“Karena kebijakan yang salah, anak dari gunung jadi pemberontak, sekarang orang gunung ambil alih kepemimpinan, ” tegasnya.

Menurutnya orang Papua paling unik dan mahal di dunia. “Tidak boleh satu mati, kita selamatkan yang sisa.Kita gubernur, DPR dan MRP adalah kita.Ditangan kita tidak boleh gagal!”.

 “Jadi yang pegang panah, bawa senjata, hentikan sudah,sudah cukup kita mati karena kekerasan. Kekerasan karena antar kelompok, suku dan politik”.

Lanjutnya, “ hari ini kekerasan di Papua lebih dasyat lagi karena duit banyak. Kita sudah berkomitmen, melakukan sesuatu  yang bersejarah bagi bangsa Papua.”

Lukas menjelaskan kalau dirinya baru saja menandatangani DIPA sebesar 32 Trilyun untuk Papua.

“Duit itu terdengar sangat banyak tapi sebenarnya itu hanya 6 bulan saja. Selanjutnya duit berpindah atau kembali ke luar karena kita membeli segala sesuatu dari luar, semen, baja, bahkan telur,” jelasnya.

“80 persen dana sudah diserahkan ke kabupaten dan kota. Jangan menciptakan ketergantungan tapi bekerja. Kalau ada uang tidak boleh berfoya-foya. Dana yang banyak itu bisa membunuh,”pesannya.

Lukas menjelaskan, akibat berbagai konflik yang terjadi maka selama 8 bulan kepemimpinannya, dirinya sudah mengeluarkan uang sebesar 300 milyar untuk rekonsiliasi.(Tim/AlDP).

  • malik

    dana 300 Milyard sdh di keluarkan untuk rekonsiliasi untuk apa saja??dan dana tsb diambil dari mana??. upaya 2apa saja yang bapak gubernur sdh lakukan untuk menuju papua tanah damai?