Berita

LSM Soroti Anggaran di Setiap SKPD

Merauke-— Diskusi yang berlangsung di ruang pertemuan Kantor Bappeda Merauke, Kamis (25/10) dengan dihadiri belasan utusan dan atau perwakilan dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang berkecimpung dalam melakukan pendampingan terhadap masyarakat di Kabupaten Merauke, menyoroti ketidaktransparanan dari setiap Satuan Kerja Perangkat daerah (SKPD) dalam pemanfaatan  anggaran dari tahun ke tahun.

“Kita mempunya banyak pengalaman dari tahun ke tahun. Dimana, sepertinya setiap SKPD sangat ‘tertutup’ soal anggaran yang dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan pembangunan di kampung-kampung. Jika setiap instansi pemerintah transparan, tentunya masyarakat akan mengetahui juga dana yang masuk ke kampung-kampung,” ungkap Rony, salah seorang aktivis LSM.

Hal serupa disampaikan Jago Bukit dari Yayasan Santo Antonius Merauke. Menurut dia. Sepertinya belum ada ketransparanan yang baik dalam pemanfaatan setiap anggaran. Tentunya LSM di Kabupaten Merauke juga perlu mengetahui secara pasti dan jelas anggaran yang dimanfaatkan. Karena hampir setiap saat,  LSM selalu melakukan pendampingan terhadap masyarakat di kampung-kampung.

Sementara itu, Pjs SKP-KAM Merauke, Hary Worsoek menambahkan, dengan banyaknya dana yang turun ke kampung-kampung, belum tentu untuk mensejahterakan masyarakat. “Kami mempunyai kelompok pendampingan di kampung-kampung dan ternyata kehidupan mereka dari tahun ke tahun, tidak pernah mengalami kemajuan. Nah, ini yang harus dipikirkan untuk dicarikan solusi terbaik,” pintanya. (FR/Merauke)