Linus dan Kimanus Minta Tidak Dipindahkan

Linus dan Kimanus Minta Tidak Dipindahkan

Jayapura-Menindaklanjuti keinginan kliennya untuk tidak dipindahkan dari LP Nabire ke LP Abepura, Anum Siregar SH mengirim surat permohonan yang ditujukan ke Kalapas Nabire dan pihak kanwil hukum dan HAM Provinsi Papua sebagai tembusan.

“Alasannya karena keluarga Linus juga sudah ikut pindah ke Nabire, istri dan anak-anaknya, mereka sekolah di sana, kalau dipindah akan makan waktu yang panjang untuk urus keluarganya juga.Kita berharap pihak lapas memahami itu,” Ujarnya.(15/11/2014).

Surat tertanggal 15 November 2014 itu diawali dengan meminta klarifikasi terkait peristiwa yang menyebabkan kliennya dipindahkan.

“Kami berharap ada upaya pengungkapkan kebenaran dari peristiwa tersebut agar dapat dicarikan jalan keluar yang terbaik serta adanya pemahaman dan kesamaan dalam mendapatkan informasi mengenai kejadian tersebut bagi pihak-pihak yang berkepentingan,” demikian bunyi suratnya.

“Kami mendapatkan informasi bahwa Linus Hiluka dan Kimanus Wenda yang telah dititipkan di Rutam Polres Nabire tidak cukup mendapatkan hak mereka sesuai dengan jaminan hukum yang berlaku. Selain itu kami juga mendapatkan informasi bahwa mereka akan dipindahkan ke LAPAS Abepura di Jayapura”.

Diakhir surat tersebut, Anum memohon agar rencana pemindahan dapat dipertimbangkan kembali, sehingga mereka dapat diterima kembali untuk menghuni Lapas Nabire dengan adanya pernyataan dari keduanya.

Menyusul surat tersebut, Anum Siregar SH terus melakukan koordinasi dengan pihak kanwil hukum dan HAM.

Linus Hiluka dan Kimanus Wenda adalah terpidana 20 tahun kasus pembobolan Gudang Senjata Kodim Wamena tahun 2003. Mereka menjalani pemidanaan di Lapas Wamena, tahun 2004 dipindahkan ke Lapas Gunung Sari makasar dan tahun 2008 dipindahkan lagi ke Lapas Nabire.(Tim/AlDP)