LAPAS Sorong Mewajibkan Ada Surat Ijin Mengunjungi Tahanan

LAPAS Sorong Mewajibkan Ada Surat Ijin Mengunjungi Tahanan

Sorong-Ternyata istri dan keluarga Isak Kalaibin dan 6 orang terdakwa lainnya, yang dituduh melakukan makar dalam rumusan pasal 106, pasal 107, pasal 108, pasal 110, pasal 160 dan pasal 164 KUHP harus mengurus surat ijin setiap kali akan mengunjungi suami mereka di LAPAS Sorong.

“ Ini sudah lama, bukan saja dari pengadilan tapi sejak suami kami menjadi tahanan kejaksaan, kami mesti minta surat ijin berkunjung,” Ujar istri Isak Kalaibin(23/09/2013).

Istri dan keluarga Isak Kalaibin dkk punya juga pengalaman menarik, saat mereka komplain pada pihak kejaksaan.

“ Menurut jaksa setiap kali mau berkunjung harus bawa surat ijin, katanya ini seperti tiket pesawat, sekali pakai habis, jadi kalau mau pergi lagi harus minta surat ijin lagi”.

Agar tidak menghalangi keinginan mereka untuk jumpa dengan para tahanan maka istri dan keluarga dengan tekun mengurus surat ijin.

Di pengadilan, setiap selesai sidang, masing-masing keluarga mengurus di bagian administrasi. Setiap minggu, mereka sekalian mengurus untuk 2 kali kunjungan yakni jadwal berkunjung hari selasa dan kamis, dimana hari selasa dan kamis merupakan jadwal kunjungan buat tahanan.

“Di depan pintu Lembaga sudah ada, adapetugas juga. Kami tidak mau repot, jadi kami urus saja,” jelasnya lagi.

Biasanya pada hari besuk, mereka yang bertempat tinggal dari Aimas sudah berangkat pagi hari menuju LAPAS.

‘Sekitar jam 7.30 , kami sudah jalan sebab mau masuk ke Lembaga (LAPAS) juga ada aturan jadi daripada kita tertahan lama, kita sampai lebih dulu”.Mereka biasa diijinkan masuk sekitar jam 09.00-12.00.

Ketika dikonfirmasi ke petugas LAPAS, yakni Ibu Oktovina Kambu, menurutnya surat tersebut untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Sehingga setiap pengunjung tahanan harus jelas identitas dan maksud kunjungannya.

Di depan pintu LAPAS memang tertulis, persyaratan tersebut.

“Kita tidak mau ada masalah terhadap penghuni LAPAS dan akan berimplikasi ke kami, kami jadi sorotan media dan pihak lain,.” tegasnya.(Tim/AlDP).