Lapas Serui Ajukan Pembebasan Bersyarat Untuk Narapidana Politik Kasus Sasawa

Lapas Serui (2)-1Serui-Jimmy Yermias Kapanay dkk,terdakwa kasus Sasawa yang telah divonis 3,5 tahun penjara, menanyakan proses pengurus hak mereka untuk mendapatkan remisi dasawarsa yang terhambat di Lapas Sorong.

Menurut Kasi Binadik Lapas Serui,Rudy Sorontouw, proses remisi dasawarsa Jimmy dkk terhambat karena tidak diurus oleh Lapas Sorong, tempat Jimmy dkk menjalani pidana sebelumnya.

“Saya telah berkomunikasi mempertanyakan hal itu tapi belum ada info selanjutnya,”jelasnya.

Lanjutnya,” Remisi Dasawarsa tersebut hanya diberikan kepada narapidana yang tidak dihukum mati atau hukuman seumur hidup sehingga sangatlah tepat seandainya Lapas Sorong mengurus dan memberikan remisi Dasawarsa tersebut karena dengan itu mereka(Jimmy dkk) bisa mendapatkan 3 bulan pengurangan masa pemidanaan”.

Lebih lanjut dikatakan oleh Kasi Binadik Lapas Serui, pihaknya sedang mengurus Pembebasan Bersyarat (PB) Jimmy dkk.

Sebelumnya pada agustus tahun lalu, Jimmy dkk termasuk narapidana politik yang ditawarkan untuk menerima grasu, namun mereka menolak tawaran tersebut.

Kapanay dkk, usai ditangkap di Sasawa pada akhir Pebruari 2014 oleh Polres Yapen Serui dan menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Sorong.

Akhir tahun 2014 mereka divonis 3,5 tahun penjara atas tuduhan makar, pemberontakan dan menggunakan senjata tajam.

Kemudian melalui penasehat hukum mereka, mereka minta dipindahkan ke Lapas Serui, permintaan tersebut dikabulkan pada Agustus 2015. Saat itu pemerintah kabupaten Kepulauan Yapen, memfasilitasi Jimmy dan 6 orang narapidana lainnya.(Tim/AlDP).