Berita

LAPAS Merauke Over Kapasitas

Merauke – Lembaga Pemasyarakatan Klas II B Merauke over kapasitas. Dari jumlah normal 150 penghuni, membengkak menjadi 294 narapidana. “Naik turun, karena biasanya ada yang keluar dan masuk, saat remisi HUT kemerdekaan dan lebaran kemarin, banyak juga keluar,” kata Alfonsiun Laiyan, Pelaksana Tugas Lembaga Pemasyarakatan Merauke, pekan lalu.

Ia mengatakan, mereka yang mendapat remisi bebas HUT Kemerdekaan dan Idul Fitri sebanyak 14 dari 199 orang. “LP ini adalah tempat pembinaan, bukan seperti dulu banyak terjadi kekerasan, kita berharap mereka yang bebas, dapat berinteraksi kembali didalam masyarakat,” ujarnya.

Remisi umum yang diberikan beragam dari 1 sampai 6 bulan. Penerima remisi umum dibagi menjadi 31 orang narapidana untuk 1 bulan, 53 napi remisi 2 bulan, 65 napi remisi 3 bulan, 22 orang remisi 4 bulan, 23 orang remisi 5 bulan, dan 5 orang menerima remisi 6 bulan. 14 remisi umum langsung bebas.

Sementara itu, Over kapasitas LP Merauke sudah sejak beberapa bulan. Sayang, belum ada cara menyelesaikan masalah tersebut. “LP ini pernah menjadi LP terbaik di Indonesia, tiap pemimpin memang selalu berubah, dulu, LP ini begitu bagus, tapi sekarang berbeda,” katanya.

Napi harus tidur berdesak desakan. Dari seharusnya 10 orang tiap ruangan lapas, jadi 20 sampai 30 orang. “Ya begitu kenyataannya. Disini tidak ada napi WNA. Pernah dulu ada dari Thailand, tapi sudah bebas,” ucapnya.

Ia berharap ada perhatian dari pihak terkait membenahi Lapas Merauke. “Yang kita butuh adalah perbaikan lapangan di dalam. Kalau soal air bersih, makan sehari-hari, itu sangat cukup. Kita sudah mengirim surat kepada atasan, tapi sampai sekarang belum ada jawabannya,” pungkasnya. (Tim/ALDP)