Kualitas Anak Keerom Harus “Dikejar”

Kualitas Anak Keerom Harus “Dikejar”

Bernard Naury Kepala Kampung Arso Kota

Arso-“Pendidikan yang ada jaman sekarang berbeda dengan jaman kami dulu,” demikian dikatakan kepala kampung Arso kota Bernard Nauryager saat menghadiri pemutaran Film Pendidikan dan diskusi di Balai kampung Arso Kota.(14/07//2012).

Bernard mengomentari sikap guru yang seharusnya tegas terhadap anak didik. Guru harus menjadi panutan buat anak didik. “Menjadi guru harus merupakan panggilan jiwa sehingga dapat mendidik anak dengan tanggungjawab”.

Katanya, orang asli Keerom sudah makin tertinggal oleh sebab itu pendidikan menjadi harapan untuk memperbaiki situasi masyarakat di Keerom. Bernard merupakan pensiunan guru yang terus serius memperhatikan pendidikan anak asli Keerom.

Salah satu cara untuk memperbaiki pendidikan di Keerom adalah dengan mengefektifkan jam belajar yang ada,” yang saya lihat anak-anak memang lebih banyak di luar rumah tapi bukan di sekolah, mereka hanya bermain saja”.

Salah seorang tokoh perempuan Keerom, Ancelina Tafor mengatakan keluarga menjadi bangunan kekuatan utama untuk membentuk kualitas seseorang mulai dari kecil. Ancelina mengajak orang asli Keerom untuk menunjukkan kualitasnya di berbagai bidang pekerjaan termasuk jika menjadi pengawai negeri.

“Jangan hanya taputar saja kalau di kantor Bupati, tidak ada posisi dan mereka anggap kita bodoh,” katanya. “kita buktikan dengan kerja, mulai dari diri kita dan pendidikan yang baik untuk anak-anak kita,” katanya.(Tim/AlDP).