Korupsi Miliaran Rupiah, 4 PNS Merauke Diringkus

Korupsi Miliaran Rupiah, 4 PNS Merauke Diringkus

Ilustrasi Korupsi

Merauke – Penyidik Kepolisian Resor Merauke, kembali menetapkan 4 tersangka kasus dugaan korupsi proyek pembangunan perumahan di Kampung Kimaam dan Kiworo, Distrik Kimaam, Kabupaten Merauke, pada tahun anggaran 2006 yang mengakibatkan kerugian negara Rp 2,6 milyar.

Kepala Kepolisian Merauke, Ajun Komisaris Besar Polisi, Djoko Prihadi, mengatakan 4 tersangka baru kasus dugaan korupsi tersebut yakni, berinisial BA (konsultan), ME, YT dan LK. Ketiganya adalah Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkungan Pemerintah Kabupaten Merauke. “Benar, ada empat orang, kita terus dalami,” kata Djoko Prihadi, kemarin

Kapolres mengatakan, sebelumnya keempat tersangka diperiksa sebagai saksi. “Namun dari perkembangan penyidikan, mereka juga diduga terlibat sehingga ditingkatkan status dari saksi menjadi tersangka,” ujarnya.

Ia mengatakan, sebelum keempatnya, polisi terlebih dulu menetapkan dua tersangka dalam kasus serupa yakni IN, kontraktor yang mengerjakan proyek  dan AS, salah satu pejabat dilingkungan Pemerintah Kabupaten Merauke. “Jadi sudah ada 6 tersangka, yang 4 tersangka diantaranya PNS Kabupaten Merauke. Penyidikan kasus ini terus dilakukan untuk memastikan apakah masih ada tersangka lain,” katanya.

Proses hukum keenam tersangka sementara berjalan. “Penyidik Tipikor Polres Merauke sedang melengkapi berkas para tersangka  untuk ditindaklanjuti kepada pihak Kejaksaan Negeri Merauke,” ucap Prihadi.

Para tersangka kata dia melanggar undang-undang nomor 31 tahun 1999, sebagaimana diperbaharui dalam undang-undang nomor 20 tahun 2001, tentang pemberantasan tindak pidana korupsi dengan ancaman empat tahun atau paling lama 20 tahun penjara. “Kita masih terus kembangkan, nanti akan disampaikan lagi,” ujarnya.

Proyek pembangunan puluhan unit rumah di Kimaam merupakan program pemerintah Merauke dua tahun terakhir. Selain rumah warga, pemerintah setempat mendirikan 102 unit rumah guru di kampung terpencil. “Dalam tahun ini, kita bangun lagi sekitar 150 unit rumah bagi guru, diharapkan setelah ini, guru tak lari ke kota,” kata Romanus Mbaraka, Bupati Merauke.

Kabupaten Merauke memiliki 160 kampung, 8 Kelurahan dengan 20 distrik. Wilayah selatan Papua itu berseberangan dengan kabupten Mappi, Boven Digoel dan Asmat. (02/ALDP)