Kondisi Arso Menjelang Kerusuhan Agak Mencekam

Kondisi Arso Menjelang Kerusuhan Agak Mencekam

Arso-Dari sejumlah keterangan yang didapat oleh pihak AlDP saat melakukan investigasi, kondisi di Arso sebelum kerusuhan yang menyebabkan kematin Briptu Sudaryo tanggal 13 desemeber 2013 memang agak mencekam.

“Sebelumnya  ada peristiwa kematian satu orang warga pegunungan. Polisi menyatakan itu kematian murrni karena kecelakaan lalu lintas namun ada yang  berpendapat bahwa ada andil dari orang Keerom yang menyebabkan kematiannya. Jadi mereka minta denda dengan jangka waktu selama 40 hari. Hari kejadian itu adalah hari ke 40,” Ujar FT, seorang saksi yang berhasil ditemui oleh Tim AlDP saat melakukan investigasi pekan lalu.

“Malam itu suasana agak tegang, sebelumnya ada isu penyerangan jadi orang waspada, situasi lainnya masih awal desember jadi, jadi secara politik orang masih takut, baru juga banyak orang minum karena habis bagi-bagi uang tanah, ” lanjutnya.

Saksi mata yang lain, MT menjelaskan bahwa ada sekelompok anak-anak yang mabuk di belakang kantor Dewan Adat Keerom, mereka mencegat truk yang lewat.kemudian polisi datang.

“Polisi sampaikan bahwa jangan palang-palang,situasi lagi kurang bagus jadi kalau habis minum-minum sebaiknya kami kembali ke rumah,” Ujarnya.

Setelah itu ada yang kembali ke rumah tapi ada juga yang berpindah ke sekitar jembatan. “kami sekitar 9 orang,” ujarnya lagi.

Saksi mengatakan tidak mengetahui penyebab yang pasti namun kemudian truk dalmas yang bergerak ke Workwana kemudian kembali dengan kecepatan tinggi dan memasuki jalan karang kampung Arso Kota.

Kemudian terdengar bunyi tembakan. Massa kemudian melempar truk, truk melakukan tembakan, kemudian truk mundur sambil terus melakukan tembakan. Dirinya tidak mengetahui ada korban dari anggota kepolisian.

‘Truk menembak sambil mundur, kemudian ada orang yang ditangkap, truk masih berhenti sebentar di mata jalan utama, kemudian balik ke Polres dengan membawa beberapa warga yang ditangkap,” katanya.(Tim/AlDP).