Kimanus dan Linus Direncanakan Akan Dipindahkan Ke Lapas Abepura

TapolJayapura-Anum Siregar Penasehat Hukum Linus Hiluka dan Kimanus Wenda, bertemu dengan Kadiv Pas kanwil hukum dan HAM provinsi Papua di Jayapura guna mencari kebenaran mengenai kondisi kliennya.

“Saya langsung menghubungi Lapas Nabire setelah mendapatkan sms dari Ibu Anum,” Ujar Kadiv Pas kanwil Hukum dan HAM Provinsi Papua, Yohan Yarangga,S,Sos(12/11/2014).

“Benar, Kimanus dan Linus dititipkan di Polres Nabire, kebijakan ini diambil untuk mengamankan kondisi petugas yang merasa terancam dengan tindakan Kimanus dan juga Linus”.

Lanjutnya, “Saat kejadian kalapas yang baru masih berada di luar daerah. Mungkin saja saat pergantian kalapas ada pengaturan tertentu yang menimbulkan gesekan dan perlu diperbaiki dan peristiwa ini terjadi”.

Kadiv Pas sempat mempertanyakan ke petugas Lapas mengapa di Lapas Nabire ada kampak, namun menurutnya berdasarkan informasi dari petugas, dapur di Lapas Nabire masih menggunakan kayu bakar untuk memasak.

“Jadi kayu bulat-bulat itu harus dibelah dengan kampak. Tapi setelah kejadian ini,saya minta agar kayu harus dipotong dari luar supaya tidak perlu ada kampak di dalam Lapas,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kadiv Pas menjelaskan bahwa ada kemungkinan kedua narapidana politik tersebut akan dipindahkan ke Lapas Abepura di Jayapura.

“Jika tidak ada jaminan bahwa kejadian itu tidak akan terulang kembali, Petugas merasa khawatir,” katanya.

Adapun terkait pemindahan, dirinya meminta agar Kalapas Nabire dapat segera menindaklanjuti kebijakan tersebut.(Tim/AlDP).