Kimanus dan Linus, Di Polres Nabire Buang Kotoran Pakai Botol dan Plastik

TapolJayapura-Linus Hiluka dan Kimanus Wenda narapidana 20 tahun kasus pembobolan gudang senjata Kodim Wamena tahun 2003 yang menjalani hukuman di Lapas Nabire, sejak sabtu 8 November 2014 dipindahkan atau dititipkan di Rumah Tahanan(Rutan) Polres Nabire.

“Menurut Linus, awalnya karena Kimanus tidak diberikan ijin untuk keluar mengirimkan uang buat keluarganya di Wamena,” jelas Anum Siregar menirukan informasi dari Linus,kliennya.(12/11//2014).

Kimanus dan juga Linus yang telah memasuki masa asimilasi, beberapa kali ditugaskan untuk kerja di luar sehingga mereka mempunyai simpanan uang yang biasanya dikirim buat keluarga.

“Katanya, karena tidak mendapat ijin maka Kimanus yang sedang bekerja di dapur, membelah kayu dengan kampak, lantas mengejar petugas dan membuat petugas ketakutan,” kata Anum lagi.

Masih menurut keterangan dari kliennya, selama beberapa hari di Polres Nabire mereka tidak mendapatkan perlakukan yang manusiawi.

“Katanya, mereka di tempatkan dalam sel khusus dan tidak diijinkan untuk keluar, pintu mereka hanya dibuka saat petugas mengantar makanan”.

“Lebih parah lagi, mereka tidak diijinkan ke toilet, petugas memberikan mereka botol dan plastik untuk buang kotoran mereka. Ini tentu saja menggambarkan betapa memprihatinkan tahanan di dalam rutan polres,” tegasnya.(Tim/AlDP).