Berita

Keterangan BAP Berbeda, Saksi Mengaku Diberikan Pertanyaan Yang Mengarahkan

Bukhtar Tabuni

Jayapura-“Saya tidak mengetahui isi pembicaraan antara terdakwa Buktar Tabuni dengan kalapas,” Demikian penuturan kepala KPLP Abepura, Juwani saat bersaksi dalam perkara yang menimpa Buktar Tabuni di Pengadilan Negeri Klas I A Jayapura.(05/09/2012).

Pertanyaan terhadap kepala KPLP Abepura terkait dengan kesaksiaannya saat mengamankan penghuni LP yang mengamuk pada peristiwa tanggal 3 desember 2011.

Juwani mengaku bahwa setelah bertemu Kalapas Abepura, Buktar Tabuni mengatakan ‘kalau terjadi apa-apa saya tidak bertanggungjawab”.

Di dalam BAP pertama, saksi mengatakan tidak dapat melihat dengan jelas apakah Buktar Tabuni melakukan pelemparan karena peristiwa terjadi pada malam hari.

Namun pada BAP kedua saksi mengatakan melihat Buktar Melempar dengan mengambil batu pakai tangan kirinya selanjutnya ada teriakan ‘lempar, lempar”.

“Mana yang benar dari keterangan saudara, di BAP yang pertama atau yang kedua?” tanya ketua Majelis hakim.

Kepala KPLP Abepura tersebut tersentak diam, ”Apakah dipaksa?, mana yang mau dicabut?,” tanya Ketua Majelis Hakim lagi.

“Siap, benar tapi kalau mau dicabut ya dicabut, tidak dipaksa, tapi diarahkan, pertanyaannya mengarahkan,” demikian pengakuan saksi,  seketika membuat suasana sidang menjadi riuh.

Namun saat Gustaf Kawer, SH salah seorang kuasa hukum Buktar menanyakan keterangan mana yang akan dipakai, apakah yang ada di BAP atau di persidangan. Saksi kembali terdiam, lama baru mengatakan bahwa saksi  mengatakan “ tetap pada keterangan di BAP”.

Terhadap keterangan kepala KPLP Abepura, Buktar Tabuni keberatan dan mengatakan  bahwa kedatangannya ke Kalapas untuk memediasi sebab penghuni LP akan mengamuk karena tertembaknya salah seorang penghuni LP.

Sidang Buktar ditunda hingga tanggal 10 September 2012 masih dengan agenda pemeriksaan saksi.(Tim/AlDP).