Kasus Korupsi DBH Migas Seret Sekda Papua Barat

Kasus Korupsi DBH Migas Seret Sekda Papua Barat

Ilustrasi Korupsi

Manokwari–Kasus korupsi dana Bagi Hasil Minyak dan Gas Bumi Provinsi Papua Barat tahun 2006-2007 sebesar Rp11 milyar lebih, akhirnya menjerat Sekretaris Daerah Papua Barat, Marthen Luther Rumadas.

Rumadas resmi menjadi terdakwa setelah Kejaksaan Negeri Manokwari, Rabu kemarin menyerahkan berkas dugaan korupsi DBH Migas kepada Pengadilan Tipikor Papua Barat di Manokwari.

Kepala Kejaksaan Negeri Manokwari, Herman Harsono mengatakan tersangka tidak hadir dalam penyerahan berkas itu. “Tidak hadir, tidak masalah, ada pengacaranya yang ikut,” kata Harsono, kemarin.(15/08/2012)

Berkas yang diserahkan dalam sebuah dus ukuran kecil serta koper besar. Selain berisi dokumen keuangan, berisi pula barang bukti tersangka lain yang terlibat dalam kasus ini, yakni mantan Kepala Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Papua Barat, Harun Jitmau.

Harun diduga menyelewengkan dana DBH tahun 2006-2007 sebesar Rp 7 milyar. Ia kini menjalani status sebagai tahanan di Lapas Manokwari, sedangkan Rumadas diberi kelonggaran sebagai tahanan kota.

Kasus ini awalnya ditangani Kejaksaan Agung dan resmi diserahkan ke Kejaksaan Negeri Manokwari, Kamis, 9 Agustus 2012. (02/ALDP)