Kasus Amunisi di Bandara Sentani, Masih Menjalani Pemeriksaan

Kasus Amunisi di Bandara Sentani, Masih Menjalani Pemeriksaan

IMG20141105151737Jayapura – Akhir-akhir ini kasus terkait UU Darurat Nomor 12 tahun 1951 terus bertambah, di kota Jayapura maupun di beberapa kota lainnya di Papua.

Salah satunya, dengan seorang Tersangka Atis Wenda yang tertangkap membawa amunisi sebanyak 147 butir peluru saat melewati masuk di ruang tunggua bandara Sentani tanggal 12 Oktober 2014.

Butiran peluru itu dibungkus dengan plakban warna hitam dan dimasukan ke dalam tas noken kecil.

Atis Wenda dalam pemeriksaan menceritakan bahwa dirinya bersama 2 orang temannya. Mereka bertemu di depan bandara, Atis dikenalkan dengan seseorang yang bernama Enius Kogoya oleh temannya yang bernama Orgam Wanimbo.

Menurut hasil pemeriksaan, Atis menjelaskan bahwa dirinya dititipi dan diminta membawa amunisi melewati pintu masuk. Tidak berencana untuk ikut berangkat ke Wamena, hanya mengantar.

“Kami masih mendampingi pemeriksaan Atis untuk mendengarkan keterangannya,” Ujar Anum Siregar yang menjelaskan pendampingan terhadap Atis dilakukan bersama dengan Penasehat Hukum dari LBH Papua.

“Kata penyidik sementara cukup dan lagi pemberkasan, tahap I, kita lihat perkembangannya saja,”jawab Anum ketika ditanyakan proses pendampingan yang dilakukan.(Tim/AlDP).