Kapolres Keerom Mengajak Paralegal Bekerjasama

Jayapura – Pertemuan antara Paralegal AlDP dan kapolres Keerom berlangsung cukup lama di ruang kapolres Keerom. Anggota Paralegal Keerom yang berjumlah 8 (delapan) orang didampingi direktur AlDP dan 2 staf AlDP lainnya.

“Saya sangat senang dengan kehadiran masyarakat terutama paralegal yang difasilitasi oleh AlDP, kita bisa saling berkomunikasi dan bekerjasama untuk menegakan hukum di kabupaten Keerom ini,” Ujar Kapolres Keerom, AKBP Ketut Suradnya SS,MSi.(08/04/2015).

Kapolres mengatakan telah melakukan program Babinkamtibmas (Bayangkara Bina Keamanan Ketertiban Masyarakat) dengan menempatkan 1 polisi di setiap kampung

“Progam ini bertujuan untuk melakukan pencegahan terhadap kasus-kasus yang bakal muncul. Kita berusaha mendekatkan polisi dengan masyarakat,” jelasnya.

Menurutnya, kasus yang cukup mencuat di kabupaten Keerom terkait dengan minuman keras (miras). Berawal dari minuman keras dapat menimbulkan kasus lain seperti KDRT.

Lanjutnya, “Selain itu kasus kecelakaan lalu lintas, kecelakaan tunggal”

Anggota Polres Keerom berjumlah sekitar 350 orang yang tersebar mulai Polres hingga 7 (tujuh) distrik yang cukup luas dan saling berjauhan sehingga memiliki tantangan tersendiri.

Kapolres kemudian mendengarkan masukan yang disampaikan oleh Paralegal yang datang dari beberapa kampung.

Kasus yang disampaikan antara lain aksi pemalangan, miras termasuk miras buatan lokal. Selain itu, paralegal melaporkan aksi perjudian dan adanya indikasi warga yang memiliki senjata tanpa ijin.

“Mereka bukan aparat penegak hukum atau TNI tapi masyarakat, ini perlu ditelusuri dan dicari tahu,”saran Lambert warga kampung Workwana.

Menyikapi informasi tersebut, kapolres Keerom berjanji akan mengecek dan menindaklanjuti informasi yang disampaikan.

Perlu diketahui bahwa sejak tahun 2014, AlDP telah merekrut masyarakat dari 3 kabupaten yakni Keerom, Jayapura dan Jayawijaya sebagai paralegal melalui sejumlah pelatihan dan pertemuan. Program ini bertujuan untuk membantu memperkuat akses untuk mendapatkan keadilan di komunitas.(Tim/AlDP)