Kanius Sudah Pikun

Kanius Murib Lagi berbicara dengan Petugas LP Wamena

Wamena-Pada kunjungan ketiga kalinya ke Sinakma barulah Anum Siregar bertemu dengan keluarga Kanius terpidana 20 tahun kasus pembobolan gudang senjata Kodim Wamena tahun 2003.

Yuspina Matuan salah satu kerabat Kanius membenarkan bahwa pada saat Kanius dirawat di RSUD Wamena keluarga memohon kepada pihak LP untuk melakukan perawatan secara adat dan doa.

“Kami minta yang rawat di rumah, kami buat pernyataan dan Kanius langsung dibawa ke rumah,tidak kembali ke LP”.

Menurutnya tindakan tersebut dilakukan karena belasan kali Kanius dibawa keluar LP untuk berobat namun tidak sembuh-sembuh malah fisiknya sempat drop. “Dia butuh dekat keluarga,” tambahnya.

Meskipun di RS, Kanius mesti tetap dijaga dengan ketat sebab dia kadang tidak dapat mengendalikan dirinya, selang infus  yang sedang dipasang kadang dicabutnya hingga darah menetes.

Kanius kemudian dibawa ke Sinakma, tinggal di satu honai, anaknya Melly Murib maupun Yuspina merawatnya, memandikannya dengan air panas, beberapa bagian tubuhnya diurut dan sesekali mereka melakukan ritual doa serta ke rumah sakit.

Sebagian keluarganya percaya bahwa Kanius mengalami penyakit adat dan harus disembuhkan secara adat. “tapi juga karena dia sudah tua,” Ujar Yuspina lagi.

Kini Kanius sudah dapat berjalan satu dua langkah untuk sampai di depan honainya dan duduk di batu yang sudah disediakan.

Bengkak di beberapa bagian tubuhnya yang diduga dokter sebagai asam urat, kadang muncul,kadang hilang.“ Tergantung kalu kita rajin rawat. Dia sudah tidak ingat apa-apa,” jelas Yuspina.(Tim/AlDP).