Kampung Sewenui Belum Berhasil “ Diterangkan”

Kampung Sewenui Belum Berhasil “ Diterangkan”

Solar Cell

Yapen – Kampung Seweni hingga kini belum dialiri listrik sebagian besar warga masih menggunakan pelita(lampu dari minyak tanah). Warga telah melakukan berbagai upaya agar kampung mereka dapat diterangi aliran listrik, agar lebih ramai, banyak aktifitas ekonomi yang dapat dilakukan dan anak-anak dapat belajar pada malam hari.

Di tahun 2009 sempat ada bantuan solar cell kepada warga kampung Sewenui namun pemilik perahu yang mengangkut bantuan solar cell mengalami kecelakaan ketika akan mengangkut bantuan tersebut dan tidak ada ganti rugi dari pihak kontraktor kepadanya maka bantuan itupun ‘disita’ oleh pemilik perahu.

Menurut mantan kepala kampung Sewenui, Zakeus Siburi ada juga pengadaan solar cell dengan menggunakan dana pemberdayaan di tahun 2009. Namun karena keterbatasan dana sehingga hanya diberikan kepada 6 keluarga. Setelah itu tidak ada lagi bantuan solar cell.

Melalui dana pemberdayan kabupaten 2010 warga Sewenui kembali membeli genzet besar untuk penerangan kampung. Instalasi kabel pun di siapkan ke seluruh penjuru kampung.

“Badan Pengurus pengadaan barang tidak bekerjasama dengan petugas yang ahli sehingga mungkin instalasi yang dipasang tidak sesuai, akibatnya mesin genzet baru  meledak,” Ujar Herman Imbiri Kaur Kesra Kampung Sewenui saat ditemui AlDP Online pekan lalu. “Memang sempat mesin hidup kembali namun akhirnya padam dan tidak bisa lagi digunakan hingga sekarang”.

Sebagian warga yang mampu kemudian membeli mesin genzet secara swadaya, dari sekitar 53 KK yang ada hanya sekitar 10 KK yang memilikinya.  Masalah mereka,karena kesulitan mendapatkan BBM hingga genzet tidak dapat menyala setiap saat.

“Kami melihat kampung-kampung khususnya kalau ke Biak mereka sudah punya penerangan yang layak. Kami sudah mengupayakan namun rupanya belum waktunya. Kami akan belajar dari pengalaman ini dan semoga dalam waktu yang tidak lama lagi kampung kami bisa juga terang sama seperti kampung-kampung yang lain,” tambahnya dengan semangat. (04/AIDP)