Kampung Mantembu Bersyukur Dapat RESPEK
Peta Papua

Kampung Mantembu Bersyukur Dapat RESPEK

Yapen-“Ini adalah bentuk kemerdekaan kami, karena selama ini kami kurang diperhatikan,” demikian dikatakan sekretaris kampung Mantembu Yahya Warkawani ketika ditemui beberapa waktu lalu dirumahnya. Lanjutnya,“Kampung kami kurang diperhatikan selama ini terkait kesejahteraan warga dan salah satu indikatornya adalah adanya rumah layak huni bagi warga”.(23/05/2012).

Melalui program RESPEK tahun 2011 dengan biaya 157.866.000 rupiah,dipakai untuk membangun 3 unit rumah berukuran 6mx6m. Hingga kini diperkirakan masih ada sekitar 10 warga  yang rumahnya belum layak huni.

Jumlah penduduk kampung Mantembu sebanyak 640 orang atau 110 KK yang terbagi di 3 RW. Rata-rata rumah warga yang dibangun dari berusaha jualan hasil kebun baik sayuran maupun buah-buahan. “Sekitar 95 % warga berkebun di gunung yang jaraknya 1 kilometer lebih dari kampung karena sudah tidak ada lokasi untuk berkebun di kampung,” tambah laki-laki yang menjadi PNS baru tahun 2010.

Menurut salah satu warga bahwa selama ini program pembangunan di kampung kurang diperhatikan oleh pemerintah Yapen padahal letak kampung Mantembu hanya sekitar 1 kilometer dari kota Serui. .“Seharusnya pembangunan bisa memperhatikan kami yang terdekat kota dahulu,” tambahnya dengan kesal. Bahkan ketika terjadi gempa bumi  tahun 2010, melanda Yapen, Mantembu tidak diperhatikan meskipun ada rumah warga yang rusak.

Kampung Mantembu dikenal sebagai salah satu kampung yang sempat bergolak pada Juli tahun 2009,diduga lanjutan dari konflik di lapangan terbang Kapeso Mamberamo.Saat itu 3 orang warga Mantembu sempat diproses hukum,1 orang ditangguhkan penahanannya hingga hari ini dan 2 orang lainnya dikenakan hukuman penjara. (04/AlDP)