Kampung Asmat, Terisolir di Mimika
Forum Kajian Indikator Papua Tanah Damai di Kota Sorong, Papua Barat

Kampung Asmat, Terisolir di Mimika

Mimika-Kehidupan masyarakat  Asmat yang  terletak di distrik mimika Timur kabupaten Mimika sangat memprihatinkan karena sampai dengan saat ini belum ada penerangan,  sarana air bersih bahkan perumahan yang layak untuk ditempati. Padahal kampung Asmat ini berada tidak jauh dari kota Mimika,dapat ditempuh dalam waktu tidak lebih dari dua jam dengan menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat.

Menurut David Bifak (kepala suku), pemerintah kabupaten Mimika terkesan tidak memperhatikan kondisi Kampung Asmat,”Sebab tidak pernah ada kunjungan dari pemerintah kabupaten  setempat, bantuan dari pemerintah seperti dana RESPEK  ataupun PNPM Mandiri tidak pernah dirasakan masyarakat Asmat sampai dengan saat ini,”Ujarnya.

Masyarakat yang mendiami kampung Asmat adalah masyarakat asli  yang berasal dari kabupaten asmat, mereka datang dalam jumlah yang besar karena kehidupan yang makin sulit dikampungnya (Asmat) dan pada umumnya masyarakat Asmat bermata pencaharian sebagai TKBM (tenaga kerja bongkar muatan) di Pelabuhan.

Perumahan yang ditempati oleh masyarakat Asmat masih sangat sederhana dan prihatin karena terbuat dari bahan seadanya. Dalam  satu rumah  terdapat dua sampai tiga kepala keluarga. Hal ini dikarenakan masyarakat yang memiliki lokasi (Komoro) tidak memperbolehkan untuk membangun rumah lagi diatas lahan tersebut.

Untuk kebutuhan air bersih,maka masyarakat memanfaatkan air hujan. Ditahun 2002 pemerintah pernah membuat sumur bor tapi nyatanya tidak dilengkapi dengan kebutuhan lainnya sehingga tidak berfungsi, hanya pipa saja yang melintas kosong.

Di kampung Asmat hanya ada SD dan SMP dengan kondisi guru yang terbatas. Sedangkan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan hanya ada posyandu sehingga masyarakat harus ke Puskesmas di ibukota distrik yang jaraknya sekitar 30 menit. Biasanya dengan berjalan kaki atau menumpang truk dari pelabuhan karena tidak ada angkutan umum atau ojek.

Masyarakat di kampung Asmat berharap ada kunjungan dari pemerintah Mimika  guna melihat kondisi mereka juga menginginkan bantuan perumahan yang layak, sarana air bersih,penerangan dan bantuan dana RESPEK,PNPM Mandiri serta pelayanan kesehatan yang maksimal.(Tim/AlDP).