Kalapas dan Kanwil Kabulkan Permohonan Linus dan Kimanus

Kalapas dan Kanwil Kabulkan Permohonan Linus dan Kimanus

KimanusJayapura-Pihak Lapas dan kanwil hukum dan HAM telah mempertimbangkan permohonan pemindahan yang disampaikan oleh penasehat hukum Linus Hiluka dan Kimanus Wenda, yakni Anum Siregar SH.

Kalapas Nabire juga mendatangi Polres Nabire untuk melihat kondisi Linus Hiluka dan Kimanus Wenda akibat laporan yang telah disampaikan oleh Penasehat Hukum.

Demikian juga sikap dari kanwil hukum dan HAM Provinsi Papua yang turut merespon positif permohonan tersebut.

“Memang surat pengajuan pemindahan dari kalapas Nabire sudah kami terima, surat dari Penasehat hukum juga sudah kami terima yang memohon untuk dipertimbangkan kembali. Saya sudah berkoordinasi dengan kalapas. Kami memberikan mereka kesempatan kembali. Mereka dapat dikembalikan ke Lapas Nabire dengan sejumlah catatan,” Ujarnya Johan Yarangga,S.Sos Kadiv pas Kanwil hukum dan HAM Provinsi Papua di Jayapura.(25/11/2014).

Kadiv Pas juga berpesan kepada kalapas Nabire bahwa upaya pembinaan terhadap Linus dan Kimanus dapat diperhatikan dengan baik karena kasus mereka mendapatkan perhatian yang khusus.

“Terutama hak-hak mereka, karena ada beberapa informasi mengenai penanganan yang mereka terima selama di Polres Nabire, agar pembinaan dilakukan dengan persuasif,” katanya saat ditemui Anum Siregar SH di ruang kerjanya.

Kadiv Pas berjanji,dalam waktu dekat Linus dan Kimanus akan dikembalikan ke Lapas Nabire.

Linus Hiluka dan Kimanus Wenda adalah terpidana 20 tahun kasus pembobolan Gudang Senjata Kodim Wamena tahun 2003. Mereka menjalani pemidanaan di Lapas Wamena, tahun 2004 dipindahkan ke Lapas Gunung Sari makasar dan tahun 2008 dipindahkan lagi ke Lapas Nabire.(Tim/AlDP)