Berita

Kadistrik Web Seringkali Tidak Berada di Distrik

Kantor Distrik Web

Ubrub-Ketidakhadiran kepala distrik Web seringkali menimbulkan keluhan bagi institusi pelaksana pelayanan publik lainnya di distrik Web sebagaimana yang disampaikan oleh dr.Agus Susanto, dokter Puskesmas Ubrub saat ditemui AlDP(07/04/2012).

Pihak Puskesmas merasa bekerja sendiri di distrik Web padahal mereka membutuhkan dukungan dari pemerintah distrik,khususnya kepala distrik.”Kami seperti single fighter di sini.Sulit sekali berkomunikasi dengan pemerintah distrik. Padahal masyarakat tidak dengar kami kecuali kalau sakit,itupun kadang mereka tidak mau minum obat tapi kalau sama kepala distrik mereka lebih dengar karena orang mereka sendiri sehingga seharusnya kepala distrik ada di tempat,”Ujar dr.Agus Susanto yang sudah mengabdi 5 tahun di distrik Ubrub.Menurutnya dari tahun ke tahun kepada distrik Web selalu tidak ada di tempat.”Dari dulu begitu,”ujarnya.
Pastor Paroki Santa Maria Bunda Allah juga menyampaikan hal yang sama. Menurutnya kehadiran pemerintahan distrik sangat penting untuk membantu pelaksanaan pembangunan di daerah mereka.” Kepala distrik punya masyarakat dan kami punya umat sehingga seharusnya kita bisa bekerjasama,”Ujar Pastor Paroki Santa Maria Bunda Allah Yuruf dan Amgotro,Konradus Ngandur,OSA.
Menurut informasi yang dihimpun AlDP,kepala distrik dan aparatnya jarang di Ubrub, ibukota distrik.Teerakhir kali aparat distrik terlihat ada saat Musrembang tingkat distrik pada akhir Pebruari 2012 setelah itu tidak muncul lagi.Semuanya lebih banyak di kota dan beberapa aparat lainnya yang berada di sekitar distrik tidak pernah beraktifitas di kantor distrik.Biasanya kepala distrik datang ke Ubrub hanya sekitar 3 atau 4 hari setelah itu kembali ke kota.
Meskipun sudah dibangun kantor distrik Web yang baru namun karena aparat tidak pernah beraktifitas maka kantor tersebut tidak terawat.Kantor yang menelan biaya ratusan juta rupiah terletak agak jauh dari pemukiman penduduk dan masih dalam keadaan kosong,tidak ada perabotan meja kursi dan lemari. Maka bila kepala distrik datang, dia dan aparatnya beraktifitas di rumah yang merangkap sebagai kantornya.
“Seperti itu di Ubrub, kepala distrik juga belum pernah mengunjungi kampung atau desa-desa yang lain karena lebih banyak ke kota,”ujar warga lainnya.Warga berharap kepala distrik dapat menjalankan tanggungjawabnya sehingga mereka memiliki pemimpin yang dapat diandalkan untuk mengatasi persoalan mereka.Seperti pembangunan jalan dan bantuan-bantuan dari pemerintah.(Tim/AlDP).