JPU Menuntut Areki 5 Tahun Penjara

JPU Menuntut Areki 5 Tahun Penjara


Wamena
– Areki Wanimbo terdakwa kasus makar pada persitiwa Lani Jaya, mendengar tututan dari Jaksa Penuntut Umum(JPU) di Pengadilan Negeri Wamena(15/04/2015).

“Kami menyatakan Areki Wanimbo terbukyi secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana makar untuk memisahkan sebagian dari wilayah negara dan menuntut terdakwa Areki Wanimbo dengan pidana penjara 5 tahun,” Ujar JPU Teguh Basuki SH MH.

Areki Wanimbo Amd.Pd dikenakan Dakwaan Kesatu Primair Pasal 110 ayat (2) ke-1 dan 4 KUHPidana,Subsidair Pasal 110 ayat(2) ke-1 dan 4 KUHPidana jo Pasal 53 ayat (1) KUHPIdana ATAU KEDUA PRIMAIR pasal 106 KUHPidana, SUBSIDAIR Pasal 106 KUHPidana jo Pasal 53 Ayat (1) KUHPidana.

Dakwaan yang disusun JPU, berbentuk alternative dan JPU menuntut Areki Wanimbo dengan dakwaan kedua yakni PRIMAIR pasal 106 KUHPidana, SUBSIDAIR Pasal 106 KUHPidana jo Pasal 53 Ayat (1) KUHPidana.

Pada Surat Tuntutan JPU, memfokuskan pada barang bukti berupa surat edaran Dewan Adat suku Lanny Nomor 06/KDR-DADL/WLP/2014.

Di dalam surat itu, Areki Wanimbo membubuhkan tanda tangan sebagai ketua Dewan Adat Papua.

Wanimbo dituduh memiliki niat dengan sengaja melakukan makar untuk memisahkan wilayah NKRI ke tangan musuh.

JPU juga mengatakan dalam tuntutannya bahwa perbuatan Areki Wanimbo menimbulkan keresahan di masyarakat.

Surat tuntutan dibacakan dihadapan penasehat Hukum Areki Wanimbo yakni Simon Patiradjawane SH dan Anum Siregar SH,MH.

Penasehat hukum Wanimbo menyatakan kesiapan mereka untuk menyampaikan Nota Pembelaan tanggal 21 april 2015 atau 1 hari lebih cepat dari jadwal yang ditawarkan oleh majelis hakim.(Tim/AlDP).