Berita

Jhon Gobay : Polisi Harus Transparan dan Usut Tuntas Penembakan di Degewo

Jayapura-Jhon Gobay ketua Dewan Adat Paniai yang mendampingi Amos dan Yulianus korban penembakan tanggal 15 Mei 2012 di Degewo mengatakan bahwa pihak kepolisian harus terbuka saat mengusut tuntas kasus penembakan tersebut.Jhon membenarkan bahwa kejadian diawali ketika Amos dkk memaksa ingin bermain bilyar meskipun ibu Yona pemilik bilyar melarang karena sudah sore dan mempengaruhi pemakaian listrik.

Menurutnya sikap Amos dkk seperti itu karena sebelumnya mereka cukup dekat juga dengan Ibu Yona, “relasi diantara pendulang,pemilik kios maupun tempat hiburan seperti rumah bilyar terbilang dekat sebab mereka sama-sama terus setiap saat”, Ujarnya. “Namun tanpa diduga,Bu Yona memanggil Brimob,” jelasnya.

Jhon juga mengatakan bahwa ada banyak versi yang beredar mengenai peristiwa tersebut dan seolah mendiskreditkan Amos dkk.” Ada yang mengatakan kontak senjata,  rampas senjata, banyak versilah dan tugas polisi meluruskan secara transparan jangan saling menutupi institusi,” katanya lagi.(24/05/2012).

Jhon Gobay menyayangkan proses hukum yang sementara ini jalan sebab menurutnya terkesan tertutup.” Kalau seperti ini terus nanti kasus-kasus seperti ini terulang kembali”. Menurutnya pihak kepolisian harus berani mengungkapkan kasus ini secara terbuka sampai pada proses hukum mengadili pelakunya,” ujarnya pada AlDP Online di RSUD Jayapura.Jhon juga berharap ada dukungan dari berbagai pihak untuk mendesak kepolisian bertindak cepat dan sesuai prosedur hukum.(Tim/AlDP).