Jafrai  Sudah Kembali Jalani Fisioterapi

Jafrai Sudah Kembali Jalani Fisioterapi

Jayapura – Dua pekan lalu, dua hari setelah Anum Siregar SH, Kuasa Hukum dari Jafrai Murib menemui dokter Polik LP dan Kalapas Abepura yang baru, Jafrai pun menjalani fisioterapi kembali.

“Secara keseluruhan sudah banyak perubahannya,” ujar Dokter Ida, dokter di LP Abepura, Jumat (15/03/2013).

Selain melakukan fisioterapi, tiap kali Jafrai dibawa ke RSUD Jayapura, kondisinya dikonsultasikan ke dokter syarat dan psikiatri.

“Supaya kita tahu dengan pasti kemampuan syarafnya dan juga perkembangan emosinya, psikiatri banyak diskusi sama Jafrai, Jafrai juga cerita kondisi di LP, hal-hal yang kadang memicu emosinya,” jelasnya lagi.

“Kami akan membawanya berobat sesuai dengan jadual rujukan yang diberikan oleh dokter di rumah sakit,” tambahnya.

Selain petugas Lapas, dokter Ida selalu mendampingi Jafrai ke RSUD Jayapura.

Jafrai, terpidana seumur hidup kasus pembobolan gudang senjata Kodim Wamena inipun merasa lebih bersemangat setelah kembali menjalani fisioterapi setiap hari rabu di RSUD Jayapura.

Hal yang masih dikhawatirkannya adalah jari-jari di tangan kanannya yang belum dapat digerakan dengan sempurna,” masih susah,” katanya sambil menunjukkan ke Anum Siregar, kuasa hukumnya.

Selain bercerita tentang perawatan medis yang dijalani, Jafrai juga menyampaikan keluhan mengenai kondisi di dalam LP. Baik keluhan akibat pelayanan petugas juga keluhan yang dirasakannya dengan sesama narapidana.

Jafrai seringkali mengadukan berbagai hal yang dialaminya di dalam LP. Bahkan kadang dengan nada yang agak emosi.

“Kamu harus sabar, jangan gampang marah,” jelas Anum mencoba memahami kondisi psikologis Jafrai. Anum juga mengurus proses permohonan Pengalihan Hukuman Jafrai Murib, dari seumur hidup menjadi hukuman sementara. (Tim/AlDP)