Jafrai Murib Menjalani Evaluasi di Dokter Syaraf

Jafrai Murib Menjalani Evaluasi di Dokter Syaraf

Jayapura-Pengobatan Jafrai Murib terpidana seumur hidup pada peristiwa pembobolan Gudang Senjata Kodim Wamena tahun 2003, secara rutin menjalani fisioterapi di RSUD Dok II Jayapura. Selain itu, pada waktu-waktu tertentu Jafrai menjalani evaluasi akibat penyakit stroke yang dialaminya.

“Evaluasi ini penting untuk melihat perkembangan penyakitnya. Kita akan tahu apakah ada kemungkinan untuk lebih membaik atau tidak,”Ujar dokter Haloman Saragih S.Sp, dokter spesialis syaraf di RSUD Dok II.(18/02/2014) .

Di ruangan pemeriksaan, Jafrai kemudian menjalani sejumlah test untuk mengetahui respon-respon dari berbagai syarat yang dimiliki mulai dari syaraf mata hingga telapak kaki.

Jafrai juga menjalani test untuk mengukur kemampuan motorik dan psikomotoriknya.

“Nilainya tidak terlalu buruk,” Ujar dokter sambil membaca score yang disampaikan oleh asistennya.

“Penyakitnya dapat mencapai perubahan yang lebih baik asalkan rutin fisioterapi dan minum obat,” Ujarnya lagi. Dokter juga meminta agar pihak Lapas lebih memperhatikan penanganan penyakit stroke yang dialami oleh Jafrai.

Lebih lanjut dikatakan bahwa evaluasi yang tepat apabila dilakukan setiap 3 bulan dan harus didahului dengan rangkaian fisioterapi dan minum obat secara teratur.

Proses evaluasi berjalan hampir satu jam, dokter spesialis syaraf dibantu oleh 5 orang asisten. (Tim/AlDP).