Jafrai Akan Dirujuk ke Dokter THT

Jafrai Akan Dirujuk ke Dokter THT

Jayapura-“Jafrai sudah banyak mengalami kemajuan,” Uja rDokter Ida, dokter pada polik LAPAS Klas I AAbepura yang sejak awal menangani penyakit Jafrai.

Jafrai terpidana seumur hidup pada kasus pembobolan gudang senjata Kodim Wamena tahun 2003, menderita stroke saat berada di LAPAS Biak, lantas dia pun di pindahkan di LAPAS Abepura sejak Mei 2012.

“Banyak perkembangan positif, stroke memang tidak bisa disembuhkan total tapi proses perawatan yang intensif telah membuat syaraf-syaraf di tubuh sebelah kanannya mulai bisa berfungs ibaik,” jelasnya.(07/10/2013).

Dirinya juga menyakini bahwa Jafrai tekun berobat dan minum obat untuk mendapatkan kesembuhan yang maksimal.

:”Dia rajin minum obat, meksipun kadang suka marah-marah, tap isebentar saja, setelah itu rutin minum obat dan ke polik menyampaikan keluhannya”.

Mengenai keluhan pada telinga Jafrai, dokter Ida turut menyarankan agar Jafrai dikonsultasikan kedokter THT.

“Makanya besok (08/10/2013), selain fisioterapi, kita rujuk juga kedokter THT di RSUD Dok II, sebelum sudah pernah kedokter THT, tapi kita cek sekali lagi,” katanya memastikan.

Menurutnya, selain kondisi phisik Jafrai yang mulai membaik, secara psikis Jafrai sudah lebih tenang dari beberapa waktu sebelumnya.

“Kondisi jiwanya juga jauh lebih stabil,” katanya singkat.

Kemudian dokter Ida kembali melayani pasiennya, penghuni LAPAS Abepura satu persatu. Sakit yang dikeluhkan jug aberagam, seperti sakit maag, sakit kepala atau pun sakit pada sekitar kaki dan tumit karena bermain bola.(Tim/ALDP).