Ikut UN, Dua Pelajar Manokwari Dikawal Ketat Aparat

Manokwari – Tiga hari berturut-turut, dua siswa SMA Oikumene Manokwari, Papua Barat, Hugo Manioper dan Jimmy Yambise terpaksa mengikuti Ujian Nasional tahun 2012 dengan kawalan ketat aparat Kejaksaan Manokwari.
Pagi tadi, keduanya diantar dari Lembaga Pemasyarakatan Kampung Ambon Manokwari ke sekolahnya dengan mobil Toyota Kijang Silver yang berisi penuh aparat.
Kapolsek Manokwari Kota, Ajun Komisaris Polisi Monang Pasaribu, mengatakan Keduanya berstatus sebagai tahanan kejaksaan karena terlibat kasus pencurian di Kota Manokwari. “Terlibat pencurian, bukan pemerkosaan,” kata Monang Pasaribu, Rabu pagi.
Sistem dan prosedur perijinan di Lapas membuat keduanya selalu terlambat. Untunglah keterlambatan itu masih mendapat toleransi panitia. “Keterlambatan ini bukan kesengajaan. Ada prosedur yang harus mereka lalui, apalagi mereka berstatus tahanan,” kata aparat kejaksaan Negeri Manokwari, Faisal Helmi.
Setelah mengikuti ujian, keduanya kembali dikawal aparat ke ruang lapas. Orang tua kedua siswa ini mengaku sedih melihat anaknya mendapat perlakuan demikian. Mereka sempat kuatir, hal itu berdampak buruk pada mental anaknya.
Kepala SMA Oikumene, Yohanis Yewun mengatakan selain Hugo dan Jimmy, dua muridnya yang lain juga tersandung kasus pidana. Tapi mereka sudah di keluarkan. Hugo dan Jimmy adalah dua dari 243 yang mengikuti ujian nasional di sekolah yang terletak di kawasan Jalan Fanindi, Manokwari. (02/AlDP)