Honorer Bandara Sentani Protes Mau Di’outsorcing’

Pegawai Honorer Bandara Sentani

Jayapura – Puluhan tenaga honorer yang bekerja pada bandara udara Sentani Jayapura mendatangi Komisi A DPRP untuk mengadukan perlakukan pimpinan bandara Sentani di Jayapura.(31/07/2012).

Frederika Lesnusa salah seorang perwakilan honorer mengatakan sebelumnya mereka sudah menyampaikan keberatan atas tindakan pimpinan bandara Sentani yang mengabaikan tuntutan mereka. “kami pernah demo, mengadu pada tanggal 16 Pebruari 2012 tapi tidak ada tanggapan,” katanya.

Menurutnya semua tenaga honorer akan dialihkan ke PT Tosari, perusahaan yang menyediakan jasa layanan pengamanan dan kebersihan di Bandara Sentani.

Mereka sangat keberatan pasalnya status mereka yang sudah mengabdi mulai dari 4 hingga 9 tahun sebagai pegawai honorer di Bandara Undara  Sentani seperti tidak diperhatikan bahkan akan dicampakan.

Lanjutnya, “kami sudah mengabdi bertahun-tahun, kalau ada penerimaan PNS yang diangkat orang yang tiba-tiba datang dari luar, baru sekarang kami mau diserahkan begitu saja”.

Mereka mencurigai pengalihan status mereka merupakan bentuk tidak bertanggungjawabnya  pihak Bandara. Apalagi pengalihan mereka tanpa dokumen jelas dan masih akan diseleksi lagi.

Alberth Sokoy salah seorang tenaga honorer yang sudah mengabdi selama 9 tahun mengatakan,” selama ini bandara Sentani masih dalam pengawasan Kementrian Perhubungan belum berstatus BUMN murni tapi intervensi dari pihak luar sudah cukup besar”.

Sebelumnya mereka sudah dimintakan untuk mengisi database masing-masing dengan janji akan diangkat menjadi PNS tapi yang terjadi justru akan dialihkan.

Para pegawai honorer ini digaji sebesar Rp.1,2 juta/bulan sejak tahun 2010, apabila tidak masuk kerja akan dipotong sebesar Rp.40 ribu/hari. Peraturan untuk penggajian sangat ketat, meskipun ijin untuk pulang kampung tetap dipotong.(Tim/AlDP).