Hari Pasar Tradisi Turun Temurun

Kemtuk-Berkebun merupakan kegiatan yang tidak dapt dipisahkan dari aktifitas masyarakat yang mendiami wilayah pemerintahan distrik Kemtuk kab Jayapura khususnya masyarakat kampung Soaib, Sabyap Besar dan Sabyab Kecil. Hasil kebun mereka selain  dibawa turun ke Sentani untuk dijual,mereka juga menjual langsung di kampung namun untuk dijual di kampung hanya bisa dijual setiap hari sabtu saja yang dikenal sebagai hari pasar,kebiasaan itu sudah berlangsung sejak 1970 an. “Hasil dari penjualan yang didapat disimpan untuk kebutuhan makan dan minum sehari-sehari juga untuk membiayai anak-anak yang bersekolah dikota,” ucap Mama Lea Dantru (07/05/2012).

Untuk sampai di pasar tadisional yang berada Kampung Soaib, Mama Lea harus berjalan sekitar tiga  kilometer dari Kampung Sabyab Kecil dan biasanya berangkat pagi hari karena pasar dimulai pukul 06:00 pagi dan berakhir sekitar pukul 09:00. Mama Lea yakni menjual sayur bayam, sayur gedi, sabeta/ulat sagu, sayur lilin,dijual perikat Rp.5.000. Juga makanan tradisional yang dibungkus dengan sayur gedi yang didalamnya berisi sayur lilin, sagu dan kelapa yang selalu habis, dijual dengan harga Rp.3.000/bungkus. Meskipun pendapatannya tidak menentu namum mama Lea berusaha untuk tetap menyimpan sebagian penghasilannya untuk biaya sekolah anaknya di kota.

Pasar tradisional tersebut telah diperbaiki atas inisiatif masyarakat, Ucapnya lagi,”Bangunan pasar ini dibangun dari swadaya masyarakat tahun 1995, bangunannya memakai bahan dasar kayu, karena sudah lama kayu-kayunya lapuk,sempit dan sudah tidak mencukupi untuk berjualan lagi”.

Harapannya pemerintah Kab.Jayapura dapat memperhatikan kondisi masyarakat terutama memperhatikan pasar tradisional yang tidak bernilai ekonomi tapi juga bernilai sejarah.”Salah satu nilai budaya yang ditinggalkan oleh orang tua kami, sebab itu kami mama-mama yang biasanya hanya berkebun meminta pemerintah untuk memperhatikan kami dengan membangun gedung pasar yang layak seperti pasar yang dibangun pemerintah dikampung Sabron Samon,”ungkapnya.(03/AlDP)