Guru dan Ruang Belajar Yang Layak Dibutuhkan SD YPPK Ubrub

Guru dan Ruang Belajar Yang Layak Dibutuhkan SD YPPK Ubrub

Ubrub – SD YPPK Ubrub adalah SD tua yang ada di distrik Web. SD ini hanya memiliki 2 orang guru PNS dan 3 orang anak yang membantu. Guru bantu berasal dari lulusan SMP dan memiliki jadual mengajar yang tidak pasti maka praktis pelaksanaan belajar mengajar di SD YPPK tersebut  hanya dilakukan oleh 2 orang guru PNS yang ada.
Menurut Kepala SD YPPK Ubrub, Vincent Uropkulin, biasanya kelas 1,2,3 dan 4 dipercayakan kepada guru bantu sedangkan kelas 5 dan 6 buat 2 orang guru tetap. Namun mereka juga menggabung kelas saat mengajar.
“Kami punya panduan, sehingga kalau programnya terpadu dapat kami gabung seperti untuk kelas 4,5, dan 6 sedangkan kalau konsepnya jaring laba-laba maka kita akan mengajar secara terpisah jadi kalau relevan untuk digabung akan kami gabung,”Ujar Vincent Uropkulin kepada AlDP(07/04/2012).
SD YPPK mendapat bantuan dari pemerintah pada tahun 2007 berupa 2(dua) ruangan kelas  yang direncanakan untuk mengganti kelas 1 dan 2  namun hingga kini ruangan  tersebut belum digunakan dan mulai rusak. Lantai papan di bagian dalam dan luar ruangan belum terpasang termasuk pembatas ruangan.Akibatnya sekolah kembali menggunakan ruangan kelas tua  berlantai tanah untuk kelas 1 dan kelas 2.
Ruangan kelas tua itupun sebelumnya berdinding gaba-gaba dan kemudian diganti dengan dinding seng yang diminta dari bangunan bekas kepolisian, sedangkan bagian atasnya tetap dibiarkan terbuka. Jadi hanya separuh dinding berlantai tanah.
Murid SD YPPK berjumlah 102 orang sedangkan yang aktif sekitar 72 orang. Sebagai SD yang tertua di distrik Web, SD YPPK Ubrub juga melakukan ujian untuk anak SD yang ada di kampung Yambraf. Sehingga aktifitas gurupun meningkat saat menjelang ujian sekolah.

Vincent Uropkulin berharap pemerintah serius menyelesaikan bangunan yang diberikan kepada SD YPPK,”Meskipun sekolah kami bukan sekolah negeri tapi di sinilah tempat anak-anak bersekolah dan menuntut ilmu sehingga pemerintah seharusnya menunjukkan tanggungjawabnya agar kami bisa mengajar dengan baik dan anak-anak bisa mendapatkan pendidikan yang baik juga,”tegasnya.(Tim/AlDP)