Gaji Guru Dipotong Untuk Beli BBM

Gaji Guru Dipotong Untuk Beli BBM

Supiori – SMU Negeri 1 Korido terletak di pinggir jalan utama Sorendiweri dan Korido dengan halaman yang sangat luas. Ada 10 unit rumah untuk guru , namun itu belum mencukup sebab ada beberapa orang guru yang masih tinggal di luar.

Meskipun SMU 1 terlihat rapi namun belum tersedia listrik, sehingga bantuan internet yang disediakan untuk SMU 1 tidak digunakan. “ Alatnya sudah mau diambil tapi saya sampaikan bahwa kasih kesempatan dulu buat sekolah dan kami akan upayakan bahan bakar yang rutin untuk menggunakan alat tersebut,” Ujar kepala SMU 1 Korido, Drs.Arius Kapisa.

Untuk kebutuhan penerangan pada perumahan guru dan asrama bagi anak didik mereka, guru-guru di SMU 1 Korido bersepakat untuk menyumbang Rp.100 ribu/guru/bulan dari gaji mereka. “Gunanya untuk beli bahan bakar minyak,kalau tidak kita pakai pelita atau petromaks saja,”.

Sekolah memiliki 16 guru PNS dan 1 guru bantu untuk bidang studi ekonomi. Sebenarnya sekolah masih kekurangan guru untuk bidang studi biologi dan matematika. Akibatnya guru kimia ikut mengajar biologi dan guru agronomi ikut mengajar matematika.

Sekolah memiliki perpustakaan yang dibangun sejak tahun 2007 dari dana blockgrand, ada sekitar 3000 judul buku namun belum dikelola secara baik dan masih kekuangan buku paket.

Guru-guru di SMU sedikit mengalami kesulitan untuk mobilisasi keluar dan masuk ke Supiori, jika mereka akan berbelanja untuk keperluan asrama mereka harus mencarter angkutan umum dengan biaya sekitar Rp.2 juta sekali jalan. Kepala sekolah pun tidak difasilitasi dengan motor dinas.”Semua dengan usaha sendiri,” Ujar Arius dengan tenang.(Tim/AlDP).