Fasilitas Puskesmas Sudah Lebih dari Cukup

Supiori Barat – Pasien di Puskesmas Sabarmiokre distrik Supiori Barat dalam sehari sekitar 15-20 orang. Sakit terbanyak adalah infeksi saluran pernapasan atas(ISPA).  “Hal ini dikarenakan kebiasaan menggunakan tempat masak dekat dengan kamar ataupun kurangnya ventilasi,” Ujar Ruhaya kepala Puskesmas Sabarmiokre.(22/06/2012).

Hal lainnya adalah karena anak-anak bayi yang sering ‘dirau’(kompres) dengan uap api hangat. Seringkali tempat rau ditinggalkan di dalam kamar sehingga asap menyebar di sekitar ruangan yang ada bayi.

Selain itu ada penyakit malaria yang datang pada musim-musim tertentu seperti musim hujan dan setelah masyarakat dibagikan kelambu dan dilakukan pengasapan masa jumlah penderita turun drastic.

Puskesmas juga menemukan 4 penderita HIV_AIDS, yakni 2 laki dan 2 perempuan, 2 diantaranya merupakan pasangan suami istri. Besar dugaan bahwa penyakit tersebut dibawa oleh penderita yang hidupnya tidak menetap di Supiori. Penderita sudah ditangani secara khusus.

Tenaga medis di Puskesmas Sabarmiokre berjumlah 8 orang terdiri dari 1 orang dokter, 2 bidan, 1 perawat gigi dan 4 perawat. Memang jumlah perawat masih dirasakan kurang apalagi salah satu bidan harus menangani satu Pustu. Selain itu salah satu analis sempat tidak aktif bekerja selama 5 bulan,” tapi setelah mendapat teguran dari Bupati, sudah masuk lagi”.

Menurutnya dari segi fasilitas yang tersedia di Puskesmas ‘sudah lebih dari cukup’ hanya saja tergantung dari kesadaran petugas masing-masing yang mau menjalankan tanggungjawabnya dengan baik.(Tim/AlDP).