Emma, Pendamping Setia Dari Oksibil

Emma, Pendamping Setia Dari Oksibil

Emma Ebalkoi adalah perempuan asal Sentani namun sejak 10 tahun yang lalu menetap di Oksibil karena telah menikah dengan pria Oksibil yang bekerja sebagai Satpam pada kantor Bupati Pegunungan Bintang.

Perempuan satu ini memiliki aktifitas yang cukup padat setiap harinya.  Pagi hingga siang hari, Emma berjualan di pasar tradisional Oksibil. Dagangannya betatas dan sayuran,  tidak berasal dari kebun sendiri,  Emma membeli  dari petani langganannya. Setiap kali berjualan keuntungannya berkisar Rp.200 ribu rupiah, Emma mengaku modal perharinya sekitar Rp.300 ribu-Rp.500 ribu.

“Tidak susah berjualan di sini, asal kita mau berusaha,” katanya bijak. Di pasar itu juga, Emma ditunjuk sebagai koordinator mama-mama penjual.

Selain berjualan Emma mempunyai peran khusus yakni mendampingi perempuan dan anak yang mengalami korban kekerasan dalam rumah tangga. Menurutnya banyak sekali perempuan dan anak yang mengalami kekerasan dalam  rumah tangga di Oksibil namun belum ada lembaga khusus yang membantu mereka. Biasanya mereka didata dan dilaporkan ke bagian Pemberdayaan Perempuan kantor Bupati.

Kini Emma mendampingi sekitar 13 perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga dengan kasus yang bermacam-macam. Mulai dari korban yang mengalami pemukulan, suami yang memiliki perempuan lain hingga anak-anak yang menjadi korban akibat rumah tangga yang tidak harmonis.

“Ada yang tinggalkan istrinya dan cari perempuan lain karena katanya, istri tidak punya pendidikan jadi dia malu. Baru-baru ini ada istri yang meninggal gantung diri karena tidak tahan dengan perbuatan suami”.

Meskipun dirinya tidak digaji namun Emma melaksanakan tugasnya dengan tulus. Setiap pulang dari pasar, Emma dengan setia mengunjungi ‘klien’kliennya’. Mereka diajak untuk cerita, berbagi, berdoa dan kegiatan lainnya.

Gaya Emma yang penuh semangat dengan ide-ide dan pandangan yang sederhana  membuat dirinya dihargai dan selalu dinanti. Emma menjadi teman yang setia, berjalan dari rumah ke rumah. Ketika malam tiba, suaminya biasa datang menjemput dan mereka kembali ke rumah bersama-sama.