EIDHR 2012 Fokus Pada Penyiksaan

Filed under: News |

Brussels-Ada sejumlah catatan yang menarik saat AlDP diundang untuk menghadiri EIDHR Forum di Belgia tanggal 7-8 Mei 2012. Saat itu dari Indonesia,AlDP hadir bersama IPC(Indonesia Parliement Center) LSM yang bekerja untuk advokasi parlemen dan sudah 2 kali mendapatkan dukungan dari Uni Eropa.

Pada pertemuan tersebut,perwakilan Uni Eropa menyampaikan beberapa pandangan mengenai posisi Uni Eropa untuk memberikan dukungan bagi lembaga-lembaga khususnya di dunia ketiga. Fokus Uni Eropa di tahun 2012 pada Torture dan Human Righs Defenders sedangkan fokus tahun 2013 adalah Impunity.

Sebagai pembicara kunci aktifis perempuan dari Libya,Faridh Allaghi.Allaghi  menyampaikan pentingnya mendukung kekuatan masyarakat sipil terutama pada negara-negara yang bergolak.Dukungan tersebut untuk menyelamatkan proses demokrasi yang sedang berlangsung dan membantu memperkuat perjuangan terhadap hak asasi manusia.

”Tidak ada batasan yang tegas jika bicara soal hak asasi manusia,pemerintahan,korupsi ataupun politik semuanya saling terhubung  satu sama lain”.Bahkan menurut sudah saatnya semua pihak termasuk lembaga donor mengubah perspektif dan mengintegrasikan semua masalah pada perspektif politik.”LSM dan semua pihak harus melihat semua masalah dalam perspektif politik,”tegasnya.

Pada kesempatan tersebut Uni Eropa juga melakukan survey singkat dengan menyampaikan 13 pertanyaan pada peserta yang berjumlah sekitar 150 orang. Banyak jawaban yang mengejutkan dan menarik.Misalnya,79% menghendaki Uni Eropa merespon berbagai permasalahan dan menggabungkannya dengan kepentingan jangka panjang dan aksi-aksi yang mendadak. 20% menghendaki dukungan Uni Eropa untuk pekerjaan jangka panjang dan 1% peserta berharap dapat merespon kasus-kasus tertentu saja.Selain itu peserta juga berharap Uni Eropa dapat mengubah strateginya dengan menggabungkan antara kebijakan Uni Eropa dan konteks local ketika akan memberikan dukungan.

Secara khusus forum membahas bantuan Uni Eropa dalam bentuk Country Based Support Scheme and Democracy(SBSS),Dicrimination,Fighting Impunity,Humanrights Defenders dan Annual Action.Serta ada sesi untuk face to face meetings guna mendiskusikan secara intensif mengenai peluang dukungan dari Uni Eropa antara peserta dengan staff Uni Eropa. Forum juga melakukan evaluasi terhadap kegiatan Uni Eropa selama setahun silam.Mereka menyadari ada hal yang harus diperbaiki terutama agar bentuk  aplikasi Uni Eropa lebih’akrab’dengan LSM di seluruh dunia terutama LSM lokal yang memiliki banyak keterbatasan.Salah satu solusinya adalah agar LSM rajin berkomunikasi dengan perwakilan Uni Eropa di negara masing-masing.(AlDP).

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


2 × = 16

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>