Dr. Adriana Elisabeth Mengharapkan Pemimpin Indonesia Yang Akan Datang Humanis dan Dialogis

Dr. Adriana Elisabeth Mengharapkan Pemimpin Indonesia Yang Akan Datang Humanis dan Dialogis

Jayapura-“Saya dari lembaga pemerintah, tidak tepat untuk mengatakan orang, kriteria yang ingin saya sampaikan,” Ujar Dr. Adriana Elisabeth peneliti Senior LIPI juga salah seorang penulis buku Papua Road Map, saat ditanya  mengenai siapa presiden Indonesia yang akan datang, pada kegiatan Konferensi Nasional VI Jaringan Antariman Indonesia di hotel Sentani Indah kabupaten Jayapura.(20/05/2014).

“Presiden ke depan sebaiknya orang yang dapat melakukan pendekatan informal,  orang yang track recordnya baik,” katanya yang disambut dengan tepuk tangan para peserta Konferensi.

Menurutnya, isu penting yang juga harus dilihat di Papua adalah masalah investasi yang tumbuh subur akhir-akhir ini sebab isu ini kurang tergarap, padahal harus ada pemihakan terhadap masyarakat adat.

“Tapi ingat juga bahwa kebebasan berekspresi itu penting, harus ada perhatian terhadap sejumlah aksi kekerasan dan kebebasan masyarakat sipil”.

Lanjutnya, “Sekarang tergantung pemimpin yang akan datang apakah mau melihat ini menjadi  prioritas persoalan ataukah mau berfokus pada isu-isu eksternal”.

“Yang jelas haruslah pemimpin yang humanis dan dialogis untuk mengurangi kekerasan dan lain-lain”.

Peneliti senior yang mendukung gagasan dialog sebagai pendekatan penyelesaian masalah di Papua berharap pemimpin Indonesia yang akan datang memberikan perhatian yang lebih seirus untuk membangun kepercayaan dan membuka ruang komunikasi diantara pemerintah dan masyarakat di Papua.(Tim/AlDP)