Berita

DPRD Yapen Bentuk Pansus Tanah

Kantor DPRP Yapen

Serui-Banyaknya pengeluaran keuangan daerah untuk membayar ganti rugi tanah warga yang digunakan untuk fasilitas pemerintahan menimbulkan perhatian anggota DPRD Kepulauan Yapen.

“Apalagi transaksi seperti itu sudah berlangsung belasan hingga puluhan tahun tapi permasalahan penyelesaian pembayaran seperti tidak tuntas sehingga mendorong DPRD membentuk Pansus Tanah,” demikian disampaikan ketua Pansus Tanah DPRD Kepulauan Yapen Oropa pekan lalu.

Keputusan DPRD diambil setelah mendengar keluhan warga dari Warari dan Waina Kawini. “Persoalan banyak sekali dengan berbagai fakta lapangan yang amat rumit serta hampir terjadi di semua tempat di Yapen Selatan karena itu kami membentuk Pansus agar bisa mencari solusi atas kerumitan ini”, katanya.

Menurutnya daerah Yapen sudah banyak dirugikan karena perilaku mafia pertanahan di Yapen. Salah satu contohnya persoalan SMP di Waina Kawini yang sampai sekarang belum ada jalan keluarnya karena masih ada pertentangan dari keluarga.

Konflik soal pembayaran tanah inilah yang menjadikan SMP Waina Kawini masih dipalang oleh pemilik tanah hingga sekarang. Akibatnya siswa SMP tersebut terpaksa digabung dengan siswa di SMP Negeri 2 termasuk ketika ujian.

Selain itu masalah pembebasan tanah untuk RSUD Serui yang baru di Waina Kawini hingga kini masih menuai masalah dan belum dapat diselesaikan, Pansus berharap satu persatu permasalahan tanah di Yapen dan diselesaikan, di lain sisi masyarakat diharapkan mau memberikan kontribusinya untuk pembangunan daerah. (04/AlDP)