DPRD Paniai Diminta Ada Bersama Rakyatnya

DPRD Paniai Diminta Ada Bersama Rakyatnya

Pertemuan DPRP dengan MUSPIDA dan Masyarakat Enarotali

Enarotali– “Ini musibah yang tiba-tiba terjadi. Dulu waktu Tadius Yogi mau berbuat sesuatu selalu diinformasikan kepada keluarga terdekat lalu berita tersebut dilaporkan. Tapi musibah seperti kemarin terjadi begitu saja, “ Ujar ketua DPRD Paniai pada pertemuan dengan masyarakat,pemda dan DPRP di Enarotali.(03/09/2012).

Menurutnya pembayaran dana hak ulayat sebesar 7 Milyar menjadi salah satu pemicu aksi kekerasan yang terjadi belakangan ini, dirinya mencontohnya peristiwa pembakaran rumah kabag keuangan kab Paniai setelah pembayaran tersebut.

Menanggapi sorotan dari masyarakat terhadap kinerja anggota DPRD Paniai yang lebih banyak berada di luar kota Enarotali, katanya, “Saya sebagai pimpinan DPRD Paniai, menerima dengan terbuka segala sorotan yang disampaikan rakyat karena memang benar kenyataan yang terjadi”.

Masyarakat sempat  meminta agar pertemuan dihentikan sampai semua anggota DPRD Paniai hadir,” mereka tidak pernah ada di tempat bersama rakyat, ambil uang terus berangkat”.

Yafet Pigai anggota DPRP yang sebelumnya pernah menjabat 2 periode menjadi anggota DPRD Nabire turut mengingatkan, “ Anggota DPRD harus ada di tempat. Masyarakat harus catat, anggota yang ambil uang terus lari jangan dipilih lagi. DPRD jangan keluar harus kerja bersama rakyatnya. Anggota DPRD jaga kampung dan distrik bersama rakyat”.

Mendengar berbagai tanggapan tersebut, Ketua DPRD Paniai kembali meminta masyarakat agar saling menghargai. Pihaknya juga berharap agar tidak ada lagi peristiwa yang mengorbankan orang yang tidak bersalah.  “Kami minta dukungan pemerintah,  pihak keamanan dan masyarakat agar tidak terjadi seperti yang kemarin”.(Tim/AlDP).